Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Jepang Menunggu Penerbangan Langsung ke Bali

Bali Tribune / Causa Iman Karana

balitribune.co.id | Denpasar – Rencana dibukanya kembali pariwisata Bali untuk kunjungan wisatawan mancanegara pada 14 Oktober 2021 mendatang, menjadi kabar baik bagi warga Jepang khususnya yang tinggal di Tokyo. Pasalnya, sejak Pemerintah Indonesia menghentikan sementara penerbangan langsung dari luar negeri ke Bali pada 2020 lalu untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19), warga Jepang tetap bersabar menunggu diizinkan berwisata ke Pulau Dewata. 

Selama lebih dari setahun, warga Jepang menahan keinginan untuk berkunjung ke Bali. Akhirnya pemerintah akan mengizinkan warga dari negeri Matahari Terbit ini ke Bali di masa pandemi dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Tokyo, Causa Iman Karana dalam pesan elektroniknya beberapa waktu lalu menyampaikan tidak sedikit warga Jepang yang tinggal di Tokyo berkeinginan mengunjungi Bali melalui penerbangan langsung dari negaranya. 

"Sudah banyak orang Jepang yang ingin ke Indonesia. Itu hasil saya ngobrol dengan teman-teman Jepang," ungkapnya.

Kata dia, saat ini kasus Covid-19 di Jepang sudah menurun signifikan bahkan di Tokyo kasus hariannya sudah dibawah 100 kasus per hari. Menurutnya yang akrab disapa Cik, budaya orang Jepang menerapkan hidup bersih dan sehat. "Mereka (warga Jepang) biasa hidup bersih, disiplin pakai masker dan hand sanitizer bahkan selalu mereka bawa sendiri hand sanitizer-nya dan mereka belanja cukup banyak dan tinggal di tempat wisata dalam waktu yang lama," beber Cik.  

Diakuinya, rencana pemerintah yang mewajibkan karantina selama 5 sampai 8 hari bagi wisatawan asing saat pintu masuk Bali dibuka untuk penerbangan internasional akan memberatkan calon wisatawan. "Kalau masih ada wajib karantina rasanya agak berat, karena akan rugi waktu. Apakah tidak bisa pakai surat/sertifikat vaksin saja," ujarnya.

Dikatakan Cik, Jepang akan menerapkan sertifikat vaksin dosis penuh bagi turis asing yang berkunjung ke negaranya. "Jadi tidak perlu karantina lagi kalau sudah divaksin 2 kali," imbuhnya. 

Selain Jepang terdapat 4 negara lainnya yaitu Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, dan Selandia Baru yang akan diizinkan masuk ke Bali melalui penerbangan langsung dimulai 14 Oktober 2021 mendatang.

wartawan
YUE

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.