Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Keluhkan Galian Tanah Timbun Bendungan dan Beji di Keliki

Bali Tribune / RUSAK - Tanah urug Proyek Timbung Bendungan Ubud di Desa Keliki.
Balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah Proyek penataan tanah pinggir Sungai Wos di Desa Keliki, Tegallalang, Gianyar, dikeluhkan warga. Lantaran  tanah dibuang begitu saja ke Bendungan Irigasi Dam Ubud serta  menimbun kawasan suci Pura Beji setempat. Pemandangan ironis yang merusak lingkungan ini menjadi bidikan kamera ponsel pengguna jalan dari atas jembatan Keliki, lanjut diunggah ke media sosial dengan harapan pihak terkait segera bersikap.
 
Dari keterangan yang dihimpun di lokasi, Rabu (27/5), proyek penataan lahan di pinggir Sungai Wos, Keliki, Tegallalang itu sudah berjalan sekitar dua minggu. Namun, dalam beberapa hari belakangan tidak ada lagi aktivitas. Diduga para pekerja yang sebagian besar orang Jawa, sedang mudik atau libur hari raya lebaran. Dalam kondisi ini pula, kondisi semakian parah lantarn guyuran hujan. Tanah langsung meluber ke areal sekitarnya, bahkan menutupi saluran air, dan menimbulkan luapan air di jalan setapak menuju pura Beji.
 
Salah seorang warga Desa Keliki, Wayan S, mengatakan warga tidak mengetahui mengenai penataan lahan di pinggir sungai tersebut, terlebih hingga kini tidak ada sosialisasi ke setiap Banjar. Warga menyesalkan sikap arogan pihak pelaksana proyek yang seenaknya membuang tanah tersebut ke arah bendungan DAM Ubud dan menimbun areal Pura Beji. Lantaran tidak ingin berbenturan dengan pelaksana proyek yang notabena dari desa setempat, sebagian warga pun menyampaikan keluhannya melalui media sosial. "Bendungan itu mengairi persawahan di Wilayah Ubud dan beberapa di Tegallalang bagian selatan. Kami harap ini segera disikapi karena benar-benar meresahkan warga," ungkapnya.
 
Plt Camat Tegallalang I Komang Alit Adanyana yang dikonfirmasi, membenarkan adanya proyek penataan lahan tersebut. Dirinya yang sering melintas di jalur tersebut juga mengaku terperangah melihat  aktvitas proyek yang merusak lingkungan itu. Karena itu, pihanya mengkau sudah sempat langsung  mempertanyakan keberadaan proyek tersebut ke Perbekel Keliki. “Dari koordinasi kami ke aparat desa, proyek itu dipastikan tanpa izin. Kami sudah sempat ke lokasi saat masih ada aktivias. Namun pihak buruh proyek tidak mengetahui pemilik lahan dan peruntukannya. Kalau sekarang memang sepi tidak ada aktivitas dalam beberapa hari belakangan,” ungkapnya.
 
Alit Adnyana juga menyebutkan sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) serta  Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Gianyar. “Kami pastikan proyek itu tidak ada izinnya. Kami sudah informasikan ke Perijinan dan Pol PP untuk tindakan selanjutnya,” terannya.
 
Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Gianyar I Made Watha mengakui sudah menerima laporan terkait keluhan warga atas keberadaan proyek itu. Dari koordinasi dengan aparat terkait dibenarkan pula jika proyek itu belum mengantongi izin. “Kami sudah turunkan personel ke lokasi sembari berkoordinsi dengan Perbekel setempat. Ini juga menyangkut sepadan sungai yang menjadi kewenangan Provinsi, sehingga akan kami koordinasikan pula,” terangnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.