Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Mendaki Bukit Mencari Air Bersih

Bali Tribune/KERING – Seorang warga tampak menimba air di cubang yang mulai kering.
Balitribune.co.id | Amlapura - Kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem kian parah. Warga yang bermukim di daerah tandus Bumi Lahar ini semakin sulit mendapatkan air bersih, menyusul mengeringnya sejumlah sumber mata air bersih yang ada akibat kemarau panjang. 
 
Seperti yang dialami masyarakat di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Sejak empat bulan terakhir ini warga desa ini, utamanya yang tinggal di dusun bagian atas lereng bukit, seperti Dusun Tanah Barak dan beberapa dusun lainnya sudak kesulitan mendapatkan air bersih.
 
Sungai kering kerontang dan beberapa sumber mata air bersih juga ikut mengering, kini tinggal tersisa satu mata air bersih saja yang masih mengeluarkan air, yakni mata air anakan yang berlokasi di puncak Bukit Kusambi, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. 
 
Pun demikian sumber mata air satu-satunya yang tersisa ini debit airnya juga mulai mengecil kendati masih terus mengalir. Untuk bisa mengambil air bersih dari sumber mata air ini, warga di Dusun Tanah Barak dan dusun lainnya di Desa Seraya Timur ini harus berjalan kaki mendaki bukit setinggi 800-1000 MDPL lantaran mata air ini berada di atas bukit.
 
Selain harus berjalan  jauh hingga sampai ke sumber mata air Anakan ini, setiba di lokasi tak jarang warga juga harus antre untuk mengambil air bersih karena ada puluhan warga lainnya yang menunggu giliran mengambil air bersih. 
 
Kondisi debit airnya kecil saat musim kemarau, dan puluhan warga harus antre dari pukul 05.00 subuh untuk mengambil air bersih, ungkap Kadus Tanah Barat, I Made Putra, kepada koran ini di sumber mata air Anakan, Selasa (1/10).
 
Kadang warga yang sudah antre dari subuh baru bisa mendapatkan giliran menimba air bersih dari sumber mata air tersebut pada pukul 09.00 Wita. Hal itu lantaran debit air yang sangat kecil, sehingga ketika banyak warga yang ambil air, genangan air di sumber mata air ini langsung habis. Artinya warga harus menunggu sampai air kembali menggenang dan cukup untuk ditimba.
 
Sumber mata air ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu, dan tidak pernah mati. Namun saat musim kemarau debit airnya kecil, dan saat musim hujan cubang penampungan mata air ini biasanya akan penuh, sebutnya.
 
Terkait dengan kesulitan  air bersih yang dialami warganya tersebut, pihaknya memohon kepada pemerintah agar dicarikan solusi, utamanya saat musim kemarau panjang seperti sekarang ini.
 
Sementara itu, Ni Ketut Mastri, warga Dusun Kusambi, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, mengaku sangat mengandalkan air bersih dari mata air Anakan tersebut. Saat musim kemarau seperti sekarang ini, sumber mata air tersebut mengecil dan airnya sedikit keruh. 
 
Kalau untuk diminum airnya harus dimasak dulu, ucapnya. 
 
Sementara Mastri yang berasal dari Kusambi, tidak harus berjalan jauh untuk ke sumber mata air karena mata air tersebut cukup dekat dengan rumah tempat tinggalnya di atas bukit tandus. Namun untuk warga Desa Seraya Timur harus berjalan mendaki bukit satu hingga dua kilometer hanya untuk mendapatkan air bersih dari sumber mata air tersebut. (u) 
wartawan
Redaksi
Category

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Anggota DPRD Badung Hadiri Metatah Massal di Sobangan, Dukung Pelestarian Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung, I Made Yudana, menghadiri prosesi Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5/2026). Kehadiran wakil rakyat ini mewakili Ketua DPRD Badung dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polda Bali Fokus Berantas Korupsi dan Sukseskan Program MBG

balitribune.co.id I Denpasar - Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, secara resmi membuka penelitian Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (4/5/2026). 

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja kepolisian dalam pemberantasan korupsi serta dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Selengkapnya icon click

Tunjukkan Dominasi, Pebalap Belia Astra Honda Melesat di Thailand Talent Cup 2026

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), mampu mengamankan podium kedua pada race pertama dan podium tertinggi pada race kedua, dalam ajang pembuka Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026. Kedua capaian itu diraih oleh dua pebalap belia andalan yakni Abimanyu Bintang Fermadi dan Resky Yusuf Hermawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.