Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Padangtegal Tolak Proyek Jembatan Hotel

Bali Tribune/ TOLAK - Rapat Warga Padangtegal yang menolak pembangunan jembatan oleh pihak hotel.



balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah proyek jembatan di ujung sebuah gang di Lingkungan Padang Yegal Kelod, Ubud mengusik warga. Tanpa sosialisasi dan perizinan, jembatan yang menyambung ke salah satu hotel itu pun dihentikan sebelum mengantongi izin ataupun rekomendasi dari dinas terkait.

Dari keterangan yang diterima, Rabu (6/9) hingga kini sebanyak 62 warga yang ada di Gang Anila, Padang Tegal Kelod, menyatakan penolakannya atas pembangunan jembatan tersebut.  Terlebih, proyek jembatan itu, sampai saat ini surat pengajuan jembatan tersebut tidak ditanda tangani oleh Kaling setempat. Bahkan pihak hotel sudah diminta untuk menghentikan aktivitas proyeknya tersebut. Namun nyatanya, pihak hotel tetap melanjutkan pembangunan yang memicu kegundahan warga.

Menyikapi situasi itu, rapat warga pun digelar dengan menghadirkan Camat Ubud, lurah, serta prajuru adat setempat. Dimana warga menyatakan keberatan atas pembuatan jembatan di ujung Gang Anila.

Menjawab itu, Kaling Padang Tegal Kelod pun menegaskan jika surat pengajuan jembatan tersebut belum ditandatangani. Pihaknya tidak bisa menghentikan aktivitas proyek karena bukan kewenangannya.

Atas penjelasan itu, surat keberatan warga Gang Anila dibacakan.
Camat Ubud I Made Suwija yang dikonfirmasi membenarkan adanya keberatan warga atas pembangunan jembatan tersebut. Karena menyangkut kendala data, pihaknya akan menurunkan tim teknis dari PUPR, DLH dan Pol PP.

"Sementara itu, saya minta agar kegiatan proyek ini dihentikan dulu. Sebelum ada solusi agar tidak ada permasalahan ke depannya," ungkapnya.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.