Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Pebuahan Pertanyakan Penanganan Abrasi

MEDIASI
MEDIASI - Warga Pebuahan yang terdampak abrasi melakukan mediasu dengan perwakilan Pemkab Jembrana, di Kantor Perbekel Banyubiru, Negara Rabu sore (25/5).

Negara, Bali Tribune

Warga pesisir Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara, Rabu (25/5), ngelurug ke kantor perbekel setempat untuk mencari tahu kepastian penanganan kerusakan akibat abrasi yang memporakporandakan permukiman hingga tempat usaha mereka di atas tanas negara itu.

Sebanyak 10 perwakilan warga pesisir akhirnya diterima Rabu sore sore sekitar pukul 15.10 Wita oleh Perbekel Banyubiru Masturi untuk menyampaikan aspirasinya. Tampak juga menerima perwakilan warga yang terdampak abrasi itu Camat Negara I Ketut Kariadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi, Babhinkamtibmas dan Babinsa setempat dan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Dharma Putra. 

Perwakilan warga itu menuntut adanya kepastian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana dalam hal ini Bupati Jembrana I Putu Artha terkait bagaimana menyelematkan kehidupan mereka di pesisir Pebuahan yang setiap harinya terancam oleh ganasnya gelombang air laut yang selama ini menghantam dan menggerus permukiman mereka. Menurut warga jika tetap dibiarkan tanpa adanya kepastian penanganannya, kawasan daratan di pesisir Pebuahan akan habis dan mereka tidak tahu akan kemana lagi, terlebih warga yang menempati tanah negara ini tidak memiliki tempat tinggal lain untuk mengungsi atau berpindah.

Kepala Kator Kesbangpol Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Dharma Putra di hadapa perwakilan warga itu menjelaskan selama ini sebenarnya berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana melalui SKPD terkait salah satunya adalah bersurat kepada masing-masing kementerian terkait di pusat untuk mendapat petunjuk terkait langkah-langkah penyelesaian terhadap abrasi yang mengancan pesisir Jembrana salah satunya di Pebuahan. 

Dharma Putra mengatakan bahwa kewenangan itu bukanlah kewenangan daerah dan apabila pemerintah daerah melakukan penanganan secara langsung akan menyalahi aturan karena akan menjadi temuan. Ia juga menyarankan agar selalu berhati-hati dalam mengambil tidakan.

Warga melalui perwakilannya itu akhirnya bisa dimediasi dengan perwakilan pemerintah daerah. Perwakilan warga yang semula ngotot itu pun bisa menerima penjelasan dari perwakilan pemerintah yang hadir secara baik-baik dan membubarkan diri.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.