Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Saling Tutup Jalan, Muspika Turun Tangan

kisruh
CEK LOKASI - Muspika Tegallalang, cek lokasi penutupan akses jalan yang diauan warga yang berselisih, Selasa (31/5).

Gianyar, Bali Tribune

Lantaran dua keluarga  berselisih  dan saling tutup jalan, muspika pun akhitnya turun tangan.  Kisruh ini terjadi  di Banjar Calo, Desa Apuan yang ujung-ujungnya mereka akhirnya berdamai di Kantor Polisi.

Dari informasi yang diterima,  Selasa (31/05),  kisruh akses jalan antar tetangga ini, berawal dari laporan   I Ketut Tatak  (55)  ke Polsek Tegallalang.  Dalam laporanya, tetangga di depan rumahnya, yakni I Wayan Rence (55) setelah menutup gang yang merupakan satu-satunya akses jalan menuju kediamannya.

Atas laporan itu, Kapolsek Tegallalang  bersama dengan Sekcam Tegallalang, Kasi Trantib, Satpol PP dan Prajuru B Banjar Calo langgsung meninjau ke lokasi. Dan laporan itu memang benar bahwa  gang menuju rumah  I Ketut Katak ternyata dipagari kayu dan batu.  "Kami langsung temui terlapor dan pelapor dan benang merahnya adalah saling menutup akses jalan.  Katak menutup akses jalan  ke tegalan milik Rence dan sebaliknya Rence menutup akses jalan ke rumah Katak. Karena itu kami mediasi keduabelah pihak di Mapolsek," ungkap Kapolsek Tegallalang, Akp. I Gede Sudyatmaja.

Debat kusir antara Katak dan Rence mewarnai mediasi yang digelar hari itu juga.  Karena kedua belah pihak sama-sama ngotot dan  mengaku jika akses jalan itu sudah ada dari dulu.  Bahkan mereka siap menempuh jalur hukum atas kisruh itu. Dalam mediasi yang berlangsung alot itu, suasana akhirnya mencair saat hari menginjak sore. Kedua belah pihak akhirnya bersedia saling membuka akses jalan dengan sejumlah persyaratan yang dituangkankab dalam kesepakatan tertulis.

wartawan
redaksi
Category

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.