Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warung Kumuh di Pemecutan Kaja Dibongkar

pembongkaran
DIBONGKAR - Tim Gabungan Desa Pemecutan Kaja saat melakukan pembongkaran warung-warung kumuh yang berjejer di jalan Cempaka Biru, Selasa (20/6).

BALI TRIBUNE - Tim gabungan Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara melibatkan Satpol. PP Kota Denpasar, Polsek Denbar, Linmas, staf desa, Kelian Adat serta Kelian Dusun Desa Pemecutan Kaja membongkar sembilan warung kumuh di Jalan Cempaka Biru, Selasa (20/6).

Pembongkaran dilakukan mengingatkan banyaknya keluhan dari masyarakat setempat terkait keberadaan warung-warung kumuh yang berdiri di sempadan jalan serta mengganggu kebersihan dan kenyamanan wilayah setempat.

Pembongkaran dimulai pukul 10.00 Wita. Tim gabungan membongkar warung-warung kumuh yang berjejer di pinggir Jalan Cempaka Biru, dan terlihat juga dari Jalan Buluh Indah Selatan. Warung-warung kumuh yang berbahan triplek, dan asbes itu pun akhirnya rata, dan sisa-sisa puing warung tersebut pun diangkut truk Satpol. PP Kota Denpasar.

Perbekel Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwata, yang ditemui di lokasi, mengatakan, warung-warung kumuh yang berjejer di Jalan Cempaka Biru ini, mendapatkan keluhan dari warga setempat, karena berdiri di sempadan jalan. “Warung-warung ini terlihat kumuh, dan juga dengan adanya warung-warung ini membuat Jalan Cempaka Biru menjadi krodit,” kata Arwata.

Dengan adanya keluhan warga Banjar Kerta Sari, terkait adanya warung-warung kumuh itu, pihaknya pun memanggil sembilan pemilik warung itu, pada tanggal 25 April lalu, di Kantor Desa Pemecutan Kaja. Dalam pertemuan dengan pemilik warung itu, pihaknya pun mengundang pihak-pihak dari Satpol. PP dan kecamatan, pihak desa, dan banjar setempat.

“Pada 25 April itu terdapat titik temu dan kami memberikan batas waktu kepada pemilik warung untuk inisiatif sendiri melakukan pembongkaran, dan pemilik membuat pernyataan. Tapi ternyata sembilan warung itu masih berdiri, dan kamipun melakukan pembongkaran bersama tim gabungan hari ini (kemarin-red),” ujarnya.

Dikatakan, pascapembongkaran warung-warung kumuh itu, pihaknya bersama kepala dusun ke depannya akan mengalokasikan membuat taman. “Nanti setelah dibongkar, di lahan bekas warung-warung kumuh itu, akan kami buat taman supaya terlihat hijau,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.