Waspada, Akun Palsu Jual - Beli Online Mengintai | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 04 Desember 2020
Diposting : 27 October 2020 20:35
Bernard MB. - Bali Tribune
Bali Tribune / IBM Mahendra bersama tim kuasa hukumnya setelah memberikan keterangan di DitReskrimsus Polda Bali
balitribune.co.id | DenpasarMasyarakat diimbau untuk mewaspadai akun palsu jual - beli online. Seperti yang dialami IBM Mahendra selaku pemilik IphoneBali. Instagram toko @iphonebali dipalsukan oleh @iphonebali.store. kemudian barang - barang dari iphonebali dicomot terus dijual di iphonebalistore dengan nomor handphonenya beda. Barang elektronik, seperti handphone dan komputer dijual dengan harga yang sangat murah. Kasus tersebut sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian Polda Bali. 
 
"Jadi, akun asli IG toko saya di @iphonebali, terus ada akun IG palsu namanya @iphonebali.store yang isinya copy dari akun kita trus dipakai untuk nipu orang - orang dengan iming - iming giveaway dan sudah banyak yang ketipu. Kami berharap polisi segera memblokir rekening penipu dan menangkap pelakunya biar tidak ada korban lagi. Dan custumer juga lebih berhati - hati dan mencari tahu serta membaca dengan teliti sebelum transaksi," ungkap Mahendra yang didampingi tim kuasa hukumnya dari Kantor Mantra Legal Consultant & Advocates, Ida Bagus Surya Prabhawa M, SH, Ni Made Anggreaningsih, SH, I Kadek Dede Putra Mahendra, SH dan W. Ida Junana, SH saat ditemui Bali Tribune di Mapolda Bali, Selasa (27/10).
 
Mahendra mengaku baru mengetahui adanya akun IphoneBali ini palsu pada bulan Maret 2020 lalu. Saat itu, ada custumer yang mendatangi tokonya di Jalan Nakula Timur Nomor 18A Kuta complain karena telah melakukan pembayaran namun barangnya tidak dikirim. "Modusnya, pelaku yang menggunakan akun IphoneBali palsu ini, menawarkan handpohone dan komputer dengan harga yang sangat murah, kemudian pembelinya transfer uang tetapi barangnya tidak dikirim atau tidak ada. Sehingga pembelinya complain ke tokonya kami. Barang yang sebenarnya Rp15 juta, akun palsu ini tawarnya jadi Rp5 juta dan Rp10 juta jadi Rp2 juta," tuturnya.
 
Dikatakan Mahendra, yang membedakan akun IphoneBali ini palsu adalah adanya spasi dan nomor telepon. "Logo dan alamatnya sama dengan IphoneBali yang kami punya. Sedangkan yang palsu ini ada spasinya, yaitu Iphone baru Bali. Jadi tidak nyambung seperti kami punya. Tapi alamatnya sesuai dengan tokonya kami. Selain itu, rekening yang dipakai untuk transfer itu juga berbeda - beda. Ada sekitar 25 custumer yang komplain ke kami, bukti transfernya dengan nama yang berbeda - beda. Salah satunya atas nama Misbah Umar di Bank BTPN," terangnya.
 
Sementara kuasa hukumnya, Ida Bagus Surya Prabhawa mengatakan, kedatangan mereka ke Direktorat Rerserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Bali kemarin untuk memberikan klarifikasi terkait laporan seorang korbannya sekaligus mendukung upaya pihak kepolisian untuk mengungkap pelakunya. "Klien kami disini sebagai saksi, tetapi kami mendukung untuk pengungkapan pelakunya supaya tidak ada korban lagi. Kami juga rugi karena merusak nama baik kami, penjualan kami menurun dan banyak custumer yang komplain. Kami sudah arahkan para korban yang komplain ke kami untuk melaporkan ke pihak kepolisian, tetapi hanya baru satu orang dengan kerugian Rp5 juta yang melaporkan. Sedangkan korban yang lain, bahkan ada yang kerugiannya sampai Rp12 juta tidak melapor," ujarnya.