Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wawan Bicara Peluang Masuk Timnas

Wawan Hendrawan

BALI TRIBUNE - Penjaga gawang Bali United, Wawan Hendrawan sukses mempertahankan penampilan konsistennya bersama tim Serdadu Tridatu musim ini. Selain sukses membawa Bali United sementara berada di posisi ketiga klasemen sementara, Wawan Hendrawan juga sukses mencatatkan statistik pribadi yang cukup baik. Dikutip dari website liga-indonesia.id, hingga pekan ke-22, Wawan merupakan penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak di kompetisi Liga 1 2018 dengan 50 kali penyelamatan. Jumlah tersebut unggul tipis dari penjaga gawang Barito Putera, Aditya Harlan dengan 49 kali penyelamatan. Terkait hal tersebut, Wawan pun buka suara. Ia mengaku bersyukur masih mampu memberikan sesuatu yang maksimal untuk Bali United di kompetisi Liga 1 2018. "Yang pasti bersyukur dengan pencapaian saat ini karena saya masih mampu memberikan kontribusi maksimal untuk Bali United. Saya hanya berusaha melakukan pekerjaan dengan semaksimal mungkin. Tentu semua tidak lepas dari berkah dan pertolongan Tuhan," ujar Wawan Hendrawan. Mengenai kemungkinan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018, Wawan mengatakan kalau dirinya tidak ingin terlalu fokus ke arah sana. Wawan mengaku hanya mengikuti alur seperti halnya air mengalir. "Kalau untuk saya pribadi mengalir saja. Tuhan pasti sudah memiliki rencana terbaik untuk hidup saya. Apabila memang jalannya saya dipanggil memperkuat Timnas Indonesia, tentu rejeki tersebut tidak akan kemana. Yang pasti saat ini fokus saya adalah menampilkan permainan terbaik untuk Bali United," kata Wawan. Wawan Hendrawan sendiri memang kerap menjadi pahlawan bagi tim Serdadu Tridatu. Tentu masih ingat dalam ingatan kita bagaimana Wawan sukses menggagalkan dua tendangan penalti saat laga kontra Persib dan juga Persipura Jayapura. Begitu juga saat perhelatan Piala AFC 2018, dimana Wawan juga sempat menggagalkan satu tendangan penalti saat menghadapi klub Vietnam FLC Thanh Hoa.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.