Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wayan Vina Srikandi Tangguh Relawan PMI

Bali Tribune/Ni Wayan Vina Utami Dewi, Gadis Muda Relawan PMI dan Kru Ambulance PMI Kota Denpasar.

balitribune.co.id | Denpasar - Ni Wayan Vina Utami Dewi (22) yang akrab disapa Wayan mahasiswa  smester akhir jurusan Manajemen Ekonomi Universitas Warmadewa Denpasar. Wayan juga adalah relawan Palang Merah Indonenesia (PMI) sejak 2019.   
 
Awalnya, gadis kelahiran Tegalalang, Gianyar ini tertarik pada salah satu UKM di kampusnya. KSR-PMI Unit Universitas Warmadewa, organisasi yang berada di bawah naungan Palang Merah Indonesia (PMI). 
 
"Waktu itu dari pelaksanaan Orientsi Mahasiswa di Universitas Warmadewa dimana saya salah satu mahasiswa baru pada  2018. Pada rangkaian kegiatan tersebut ada pengenalan dari masing-masing UKM yang ada di Universitas Warmadewa. Nah, pada saat itu saya sangat tertarik dengan penampilan dari KSR-PMI Unit Unwar," ujarnya. 
 
Sebagai seorang gadis yang menjadi relawan tentunya tidak mudah. Dirinya dituntut harus mampu jauh dari keluarga dan sigap ketika ada panggilan bertugas. Terlebih lagi di masa gempuran Covid-19 saat ini. 
 
"Menjadi seorang relawan, terlebih lagi saya wanita, harus berani dan siap. Salah satunya saat di awal adanya pandemi Covid-19, dimana sebagai relawan harus berani ikut turun ke lapangan dan tinggal jauh dari keluarga agar tidak membawa virus tersebut ke keluarga," ujarnya.  
 
Saat ini, Wayan Vina dipercayai oleh PMI Kota Denpasar sebagai Koordinator Forum Relawan (Forel) PMI Kota Denpasar dan juga sebagai Kru Ambulance PMI Kota Denpasar. 
 
"Saya sangat bangga bisa bergabung di organisasi ini, terlebih lagi bisa mendapatkan kepercayaan dan pengalaman yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan," pungkasnya. 
 
Wayan Vina telah terjun beberapa kali ke lapangan untuk menolong korban kecelakaan, menjadi Tim Pertolongan Pertama, program kampus Siaga Bencana, Tim Penyemprotan Disinfektan Covid-19, Tim Sprayer BRI Liga 1. Bahkan baru-baru ini juga menjadi salah satu relawan yang siaga bencana kebakaran. 
 
Baginya menjadi seorang wanita bukannlah suatu hambatan untuk memulai suatu tindakan kemanusiaan. Sebab saat ini sudah banyak wanita-wanita tangguh yang mampu melakukan apapun. 
 
"Sebab dari sudut pandang relawan, perempuan atau laki-laki itu sama. Apalagi saat ini emansipasi wanita sudah berlangsung di segala bidang kehidupan. Sudah banyak wanita tangguh yang mampu mengerjakan pekerjaan laki-laki," tutupnya. m1
wartawan
M1
Category

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Pelebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menghadiri Upacara Pelebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, di Griya Sedawa, Desa Adat Tegal Tugu, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Kamis (28/8). Kehadiran Bupati dan Wabup Badung sebagai bentuk penghormatan dan rasa turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyabit di Kebun, Made Rinun Ditemukan Tewas di Jurang

balitribune.co.id | Mangupura - Nasib tragis dialami Ni Made Rinun (56). Perempuan paruh baya ini ditemukan tewas di dasar jurang di kebunnya di Banjar Teba Jero, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (25/8).

Jenazah korban ditemukan di jurang sedalam 30 meter. Kuat dugaan korban terjatuh.

Baca Selengkapnya icon click

Perdalam Pemahaman Pola Asuh Adaptif, Rasniathi Adi Arnawa Buka Sosialisasi PAAREDI

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka secara resmi Sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak di Era Digital), bertempat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (27/8).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

49,57 Hektar Sawah Gagal Panen, Pemkab Badung Bakal Tempuh Jalur Niskala “Ngaben Bikul” Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Serangan hama tikus membuat para petani di Kabupaten Badung merana. Bagaimana tidak? Dari 9 ribu hektar lebih sawah yang ada di Gumi Keris, tercatat sudah ada 49,57 hektar sawah yang diserang “jero ketut” atau tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.