Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisata Bahari Tianyar Barat Mulai Dilirik Wisatawan

Wisata Bahari Tianyar Barat Mulai Dilirik Wisatawan
Bali Tribune/ags. Pemancing bersiap ke tengah laut diantar oleh nelayan Desa Tianyar Barat dari Pantai Tegal Sari, Karangasem.

Balitribune.co.id | AMLAPURA - Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, terus berupaya mengembangkan potensi sumber daya alam untuk pengembangan pariwisata. Setelah sebelumnya membuka wisata trekking dan desa wisata, kini desa tersebut tengah menggarap potensi wisata bahari yakni memancing dan penggaraman tradisional.

Saat balitribune.co.id bertandang ke Pantai Tegal Sari, di Desa Tianyar Barat, Senin (23/09/2019), nampak sejumlah nelayan sedang mempersiapkan perahu untuk mengantar wisatawan yang ingin merasakan tarikan ikan di spot memancing di tengah perairan Tianyar Barat yang selama ini terkenal dengan ikan tuna dan tumpek atau ikan mahi-mahi.

Beberapa nelayan juga nampak baru kembali dari mengantar wisatawan memancing dan menurunkan ikan hasil tangkapan mereka. "Saat ini sedang musim ikan tumpek, jadi memancingnya harus dengan nelayan di sini karena mereka yang tau spot ikan tumpek," ungkap salah satu pemancing asal Tabanan, Agung Sukarmajaya, ditemui di Pantai Tegal Sari.

Dia dan beberapa pemancing lainnya memilih naik atau berlayar dari pantai tersebut karena selain gelombang dan ombaknya cukup bersahabat, ikan-ikannya juga cukup besar. "Saya sering mancing di sini. Biasanya kalau sudah musim ikan, kami diinfokan oleh nelayan dan warga di sini. Jadi kita tinggal bawa joran dan peralatan mancing lainnya," kata dia.

Umpan dan perahu sudah disediakan oleh nelayan pemilik perahu. Sukarmajaya menambahkan, untuk memancing ikan tumpek atau mahi-mahi memang harus sedikit ke tengah, sekitar lima kilometer dari bibir pantai. Untuk ke tengah, wisatawan atau pemancing naik jukung berisi dua atau tiga orang, tergantung ukuran atau bobo jukung tersebut.

Untuk harga sewa, satu jukung dikenakan biaya antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu. Biaya itu sudah termasuk umpan yang disediakan nelayan pemilik perahu. Sekali berangkat ke tengah, jika memang musimnya, pemancing bisa membawa hasil tangkapan hingga dua boks besar berisi ikan tuna atau mahi-mahi. Sangat menyenangkan untuk para pemancing.

Perbekel Tianyar Barat, Agung Pasrisak, memaparkan, selain wisiata trekking, dan desa wisata yang menawarkan sensasi "Sehari Menjadi Orang Munti gunung" dengan menginap di rumah warga setempat, saat ini pihaknya tengah mengembangkan wisata bahari, yang menitikberatkan pada jenis usaha wisata memancing dan penggaraman tradisional.

Dia mengatakan, penggaraman dipilih karena kualitas air laut bagus untuk produksi garam. “Air laut di sini kualitasnya cukup bagus untuk produksi garam. Kami sudah memulai dan hasilnya luar biasa,” kata dia. Pihaknya akan terus menggali ptensi yang ada utamanya di Munti gunung untuk melepaskan predikat dari desa pengemis menjadi desa wisata. (*)

wartawan
Hussein Hardiansyah
Category

Berantas Peredaran Rokok Ilegal, Tim Gabungan Razia Kios dan Warung Kelontong

balitribune.co.id I Amlapura - Petugas gabungan dari Kantor Bea Cukai bekerjasama dengan Sat Pol PP, Karangasem, semakin menggencarkan kegiatan operasi pemberantasan peredaran rokok atau produk tembakau ilegal tanpa pita cukai  resmi di sejumlah wilayah di Karangasem dengan menyasar warung-warung tradisional atau warung kelontong yang biasanya menjadi sasaran utama para distributor untuk memasarkan produk rokok ilegal berbagai merek tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Anak Warga Binaan Perempuan Hanya Bisa Tinggal di Lapas hingga Usia 3 Tahun, Pemkab Badung Siapkan Pendampingan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menaruh perhatian khusus terhadap anak-anak yang terpaksa tinggal bersama ibunya di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Salah satu perhatian utama menyangkut batas usia anak bawaan warga binaan yang hanya diperbolehkan tinggal bersama ibunya hingga maksimal tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satpol PP Denpasar Tertibkan 10 PKL yang Berjualan di Atas Trotoar

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar. Sebanyak 10 PKL yang beraktivitas di sepanjang Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, ditertibkan pada Rabu (2/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pastikan Ketersediaan Pangan, Pemkot Denpasar Pantau Pasokan dan Harga Komoditas Strategis

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, pasokan, dan harga pangan di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta harga pangan di tingkat masyarakat tetap terkendali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berantas Sarang Nyamuk, Dinkes Denpasar Gencarkan Fogging ULV

balitribune.co.id I Denpasar - Dinkes Denpasar terus memprogramkan pelaksanaan Fogging ULV hingga akhir tahun 2026. Kendati kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 pada periode yang sama. Fogging Ultra Low Volume (ULV) yang dilakukan secara bertahap sebagai langkah antisipasi.

Baca Selengkapnya icon click

Komit Jaga Belanja Infrastruktur, Bupati Adi Arnawa Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD Badung, Kamis (3/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.