Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisata Diving Cristal Bay Kembali Makan Korban

MENINGGAL - Wisatawan Amerika Serikat yang meninggal saat melakukan aktivitas diving di Pantai Cristal Bay Nusa Penida.

BALI TRIBUNE - Pantai Cristal Bay, Nusa Penida kembali memakan korban jiwa menyusul seorang wisatawan asing asal Amerika Serikat Anthony Gramer (71)  tewas seusai melakukan diving di pantai tersebut. Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ketut Suastika, SH membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian naas itu terjadi pada Kamis (4/10) sekitar pukul 10.30 Wita. Polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, yakni kapten boat Panorama Mangku Nengah Patra (48), alamat  Dusun Luhur Padangbai, Ketut suarjana (40) alamat Pengalon bertindak sebagai  crew boat, dan guide yang mengantar korban diving, Elvis Becker Tombokan, (28), alamat Perumahan Subangan Karangasem. Berdasarkan keterangan saksi, kata Kompol Ketut Suastika, kejadian bermula saat saksi Elvis Becker bersama korban sekitar pukul 08.30 Wita meluncur dari Padangbai menuju Nusa Penida menggunakan boat Panorama 4 yang dinakhodai Mangku Nengah Patra (48) dari Dusun Luhur Padangbai. Sesampainya di Nusa Penida sekitar pukul  09.00 Wita, selanjutnya korban  siap-siap melakukan penyelaman (diving) di perairan Cristal Bay. Saksi mengatakan bahwa korban menyelam selama kurang lebih  40 menit dan selanjutnya korban naik ke boat. Pada waktu naik ke atas boat, lanjut saksi, korban duduk dan mengalami muntah sampai keluar makanan. Selanjutnya saksi mengambil oksigen karena korban seperti sesak nafas. “Oksigen kami pasang dan dihirup korban, saat itu korban masih  bisa bicara seperti biasa, dan pukul  10.15 Wita kami selanjutnya balik menuju Padangbai. Dalam perjalanan korban mengalami sesak nafas lagi, kami berusaha memberikan pertolongan dengan  menekan dada dan memberikan nafas  buatan,” ujar saksi dalam keterangannya kepada polisi. Pada waktu itu korban mengalami pingsan namun  korban masih bisa bernafas. Pada pukul  10.30 Wita mereka tiba di Padangbai depan Absolut Padangbai. Korban kemudian diangkat dari boat ke balai-balai  di pingir pantai, dan korban kondisinya sudah tidak sadarkan diri.”Kami melakukan pertolongan dengan  menekan dada dan memberikan oksigen,” tambahnya. Mendapati korban tak sadarkan diri, saksi selanjutnya sekitar pukul 10.30 Wita membawa korban ke Puskesmas Ulakan Manggis 1 untuk mendapatkan pertolongan. Pada pukul 10.46 Wita setibanya di Puskesmas Manggis 1, oleh  dokter Ni Luh Sucitawati dilakukan pemeriksaan, dan korban dinyatakan sudah meninggal. Korban saat ini masih di Puskesmas Ulakan menunggu keluarga korban. Kejadian meninggalnya bule Amerika Serikat saat diving di perairan Cristal Bay ini ditanggani Sat Pol Air Polres Klungkung dipimpin Ipda Gede Yasa.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.