Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisata Edukasi Satwa, Liburan Mengesankan untuk Anak Usia Dini

Bali Tribune/ BERGEMBIRA - Pengunjung kebun binatang tampak gembira setelah dilukis menyerupai wajah harimau
balitribune.co.id | Gianyar -  Berbagai upaya dilakukan oleh para orang tua untuk menyenangkan buah hatinya. Waktu liburan pun kerap dihabiskan bersama si buah hati baik itu untuk berwisata ke suatu destinasi. Tidak sedikit para orang tua mengajak anak-anak mereka mengunjungi kebun binatang guna menambah wawasan putra atau putri tersayang. Seperti yang dilakukan oleh salah seorang wisatawan lokal asal Gianyar, Wayan Noviantari yang mengajak anaknya yang masih balita menikmati liburan di salah satu kebun binatang di kabupaten tersebut. 
 
Berbagai atraksi bisa dilakukan di kebun binatang diantaranya berfoto bersama satwa, memberi makan dan melihat kehidupan binatang peliharaan maupun yang liar. "Kebetulan anak saya suka diajak ke kebun binatang. Saya mengajak anak ke kebun binatang untuk mengenalkan sejak dini kehidupan dan satwa yang ada di sekitar kita," katanya usai berkunjung di kebun binatang, Gianyar, Senin (29/7).
 
Selain mengenal berbagai jenis fauna yang hidup bebas di hutan, atraksi melukis hewan kesukaan di wajah menjadi hal yang mengesankan untuk anak-anak. Pasalnya kebun binatang yang dikunjungi menyediakan fasilitas tersebut guna memberikan kesan menyenangkan hati para pengunjung. 
 
Dikatakan Noviantari, tidak hanya anaknya yang tertarik wajahnya dilukis menyerupai harimau, begitupun turis dari mancanegara. Kegiatan ini membuat anak-anak betah berlama-lama berada di kebun binatang melakukan aktivitas wisata edukasi. "Anak saya pun tahu bentuk dan nama satwa, jadinya tidak hanya dilihat di atas kertas atau nonton di TV saja," cetusnya. 
 
Sementara itu Emma Candra, Head of PR salah satu kebun binatang di Gianyar menerangkan dalam rangka menyambut International Tiger Day, pihaknya memberikan special food dan physical enrichment khusus untuk satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang bernama Pandeka (5 tahun) dengan bobot sebesar 120 kg, Sean (6,5 tahun) dengan bobot 125 kg.  Harimau Benggala (Panthera tigris bengalensis) yang bernama King (9 tahun) dan Kartini (15 tahun) dengan bobot masing-masing 170 kg dan 190 kg. 
 
Disamping memberikan special food dan physical enrichment untuk memeriahkan Hari Harimau sedunia kali ini, pengunjung dapat mengamati tingkah laku berburu satwa nokturnal ini di siang hari. "Juga disiapkan program edukasi keeper talk dan face painting dengan tema harimau bagi pengunjung yang ingin mengikuti program spesial untuk harimau-harimau di kebun binatang ini," terangnya. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.