Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Asing Menurun, Pelaku Usaha Kuliner Korea Berlakukan Diskon Gaet Pasar Lokal

Bali Tribune / KOREA - Barbeque ala Korea yang terkenal dari Negeri Ginseng

balitribune.co.id | Kuta - Setiap negara memiliki makanan khas yang menjadi ikon dan akan selalu diingat oleh para penikmatnya. Tak terkecuali makanan dari Negeri Ginseng, negara ini mempunyai berbagai jenis kuliner yang sudah mendunia yakni kimchi, dan barbeque Korea menggunakan daging sapi, babi, ayam serta menu lainnya. Sejak beberapa tahun terakhir, kuliner tradisional khas Korea Selatan digemari masyarakat global yang suka menonton drama Korea. 

Di Bali sendiri, makanan Korea sangat mudah ditemukan terutama di kawasan destinasi wisata seperti Kuta, Badung dan Sanur, Denpasar. Hal ini karena seluruh wisatawan dari berbagai negara saat liburan di Bali tentunya akan mencari kudapan berbau Negeri K-Pop itu. 

Salah seorang pengelola restoran makanan Sejong Korean Barbeque yang berada di area Patung Dewa Ruci Kuta, Badung, Anak Agung Gde Bagus Jaya Pramana mengatakan, saat ini yang datang ke restoran Korea bukan hanya orang asli dari negeri itu. Melainkan dari negara lainnya seperti Jepang juga warga lokal Bali dan sejumlah daerah di Tanah Air. 

Seperti diketahui, kuliner Jepang pun sudah mendunia yakni sushi. Namun masyarakat dari Negeri Matahari Terbit pun tergoda makanan Korea Selatan sejak adanya pengaruh demam K-Pop dan drama Korea (Drakor). Pasalnya setiap Drakor akan menampilkan teknik memasak daging dengan cara dipanggang (barbeque), sehingga kuliner ini yang lebih disukai ketika makan di restoran Korea. 

"Market kami sebagian besar orang Jepang baik yang sedang berwisata di Bali maupun ekspatriat. Karena makanan Korea sudah mendunia dan banyak yang suka karena rasanya cenderung agak kecut dan pedas. Bagi warga lokal pun rasanya enak," katanya di restoran setempat, Senin (9/3).

Namun dia mengakui, sejak wabah corona (Covid-19), kunjungan ke restoran ini mengalami penurunan. Sehingga pihak pengelola mengambil inisiatif untuk menggaet pasar lokal dengan memberikan diskon 50% pada bulan ini. Meskipun bahan baku impor juga mengalami kenaikan signifikan, hanya cara ini yang bisa dilakukan pelaku usaha kuliner agar usahanya tetap bertahan ditengah isu global. 

"Bagi kami, pasar lokal sangat berpotensi karena turis asing sudah berkurang ke Bali sejak merebaknya kasus Covid-19. Bulan ini kami mengadakan diskon untuk makanan agar masyarakat lokal pecinta Korea bisa menikmati kuliner khas Korea," ucapnya yang akrab disapa Agung Nana. 

Menurut dia, promo yang diberlakukan bisa saja berakhir jika kondisi kunjungan wisatawan asing ke Pulau Bali sudah mulai normal. "Jika kondisi masih sepi, karena orang-orang takut bepergian mengingat adanya isu global ini maka promo bisa jadi akan diperpanjang," jelasnya.

Dia menceritakan, untuk bahan baku makanan tradisional Korea pihaknya tidak menemui kesulitan. Sebab, ada beberapa bahan baku menggunakan produk lokal seperti daging ayam untuk barbeque dan sawi putih sebagai bahan dasar kimchi. 

Makanan khas Korea lainnya yang dikenal masyarakat global selain kimchi dan barbeque adalah bulgogi, gimbab, jjangmyeon, ramyeon, guksu, japchae, dan lainnya. Makanan Korea memang dikenal cukup mahal, bahkan di negaranya sendiri harganya sangat fantastis mulai Rp 75 ribu untuk menu biasa sedangkan paket barbeque mencapai Rp 800 ribu untuk 4 orang.

wartawan
Ayu Eka Agustini

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.