Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Asing Mulai Tinggalkan Bali

Bali Tribune/ Tidak bisa perpanjang visa, wisatawan mulai pulang
Balitribune.co.id | Gianyar - Gelombang eksodus wisatawan meninggalkan Bali mulai dirasakan oleh pengusaha pariwisata di daerah Ubud dan sekitarnya. Meskipun, masih banyak wisatawan asing yang tetap ingin tinggal dan berlibur di Bali, terpaksa harus balik ke negaranya lantaran visa liburannya sudah habis dan tidak bisa lagi diperpanjang lantaran imbas corona atau Covid 19. Tidak hanya itu, mereka  juga harus bergegas pulang, lantaran informasi lock down di negaranya.
 
Eliena (27), wisatawan asal Amerika Serikat yang tinggal di sebuah penginapan di Ubud, mengaku terkejut, karena dirinya tidak mandapatkan    pelayanan  perpanjangan visa liburan. Lantaran tidak ingin kena denda, diapun langsung pamitan di tempatnya menginap dan beregas pulang ke negaranya.
 
”Ya benar, Eliena  adalah tamu terakhir yang menginap di penginapan saya. Sebenarnya dia tidak ada rencana pulang, namun karena visanya tidak bisa diperpanjang, hari ini ia check out,” ungkap I Made Sueca, Kamis (19/3).
 
Dari penurutan Eliena kepada Sueca, disebutkan jika semua warga negara asing yang kini berada di Bali  dengan menggunakan visa liburan tengah kebingungan. Sebab mulai Kamis (19/3) hingga 30 hari ke depan,  mereka tidak bisa memperpanjang visa liburan. “Kata Eliena, semua wisatawan yang punya visa holiday tidak bisa perpanjang di hari nanti jam 12 malam sampai 30 hari. Bukan hanya untuk orang Amerika, tapi semua negara,” ujarnnya.
 
Mungkin karena itupula, WNA ini harus cepat-cepat pulang ke negaranya meski dengan sangat keberatan,  lantaran masih betah tinggal di Bali. Terlebih lagi, di beberapa negara seperti Amerika juga diinformasikan  akan di-lock down. “ Mungkin masih jadi wisatawan yang tercecer di Ubud, hingga masa tinggalnya habis,” terangnya lagi.
 
Sementara dari informasi lainnya, sejumlah turis dengan visa holiday sejak kemarin banyak yang meninggalkan Bali, akibat tidak adanya masa perpanjangan visa. Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah masyarakat Ubud, yang bekerja di bidang pariwisata.
wartawan
Nyoman Astana

Dituntut Bertransformasi, LPD Diajak Sukseskan Subsidi Kredit PMI

balitribune.co.id I Negara - Sebagai lembaga perkreditan yang berada ditengah-tengah kehidupan masyarakat/krama di wewidangan desa adat, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) kini dituntut bertransformasi. Badan usaha milik desa adat ini diharapkan tidak hanya bersaing dengan suku bunga kredit yang rendah, tetapi juga bersinergi dengan program daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Harga Bahan Pokok di Denpasar Terpantau Stabil

balitribune.co.id I Denpasar - Satgas Saber Pangan Polda Bali menggelar inspeksi mendadak (sidak) pengawasan harga dan distribusi bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Kreneng, Denpasar, Senin (18/5/2026) pagi. Langkah ini diambil untuk memastikan keterjangkauan harga sekaligus menjamin keamanan serta mutu pangan di tingkat pedagang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Juli 2026, Siswa SRMP 17 Tabanan Bakal Pindah ke Karangasem

balitribune.co.id I Tabanan – Seluruh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan direncanakan pindah ke Kabupaten Karangasem saat tahun ajaran 2026/2027. Rencana perpindahan ini seiring perkembangan pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) yang terpusat di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, yang separuhnya sudah rampung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Air Sungai Membesar, Warga Ketewel Tewas Terseret Arus

balitribune.co.id I Gianyar - Lantaran hujan mengguyur, arus sungai Beji Anakan, Banjar Akta, Desa Ketewel,  Sukawati, Gianyar, Senin (18/5/2026), membesar dan deras. Seorang warga lansia yang sedang mandi dilaporkan terseret hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa nyangkut di bebatuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.