Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wujud Introspeksi Diri di Masa Pandemi Diungkap dalam Gerak Tari

Bali Tribune / TANTANGAN HIDUP - Tari Lampah Nini sebagai wujud interospeksi diri dalam menghadapi tantangan hidup di era pandemi

balitribune.co.id | DenpasarPandemi Covid-19 berdampak luas bagi perekonomian masyarakat Bali, termasuk seniman dan para perajin usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berbasis seni, budaya, pariwisata dan lingkungan sehingga potensi mereka terhambat. Keprihatinan terhadap situasi bangsa melahiran We Love With Love yang bernaung di bawah Yayasan Aku Cinta Dengan Cinta pada tanggal 12 November 2020.

Pendiri, Novi Rolastuti mengaku telah bertemu dengan para perajin dan seniman. Ia mencari tahu kesulitan yang ditemui pelaku UMKM khususnya yang berbasis seni, budaya, pariwisata dan lingkungan selama pandemi. "Rendahnya permintaan produk kerajinan, ketidaksiapan menjual secara online, dan sepinya panggung seni menjadi keluhan mereka (UMKM)," ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (11/1). 

Kata dia, sampai dengan saat ini telah mengunjungi 12 perajin dan seniman di Bali. Tim menyaksikan secara langsung bagaimana pelaku UMKM ini tetap tersenyum dan pantang menyerah dengan kondisi yang ada, serta melakukan berbagai macam terobosan untuk tetap bertahan. 

Guna membangkitkan kembali semangat para pelaku UMKM yang berbasis seni, budaya, pariwisata dan lingkungan, pihaknya mengajak masyarakat untuk membeli produk-produk mereka. Disamping itu juga mengajak seniman untuk membuat suatu karya seni dalam bentuk tarian yang mencerminkan kehidupan di era pandemi. 

"Jelas terlihat kesadaran untuk mencintai alam semesta, menyayangi lingkungan serta sesama justru makin tumbuh di kalangan mereka. Pandemi ini mengajarkan mereka untuk kembali mencintai alamnya dan sesamanya," katanya.

Lanjut Novi menyampaikan, melalui digital aset yang telah dibangun, We Love With Love membantu untuk menyebarkan informasi yang mungkin belum diketahui oleh masyarakat luas mengenai kondisi para seniman dan perajin di Bali yang telah di dokumentasikan lewat video dan ditayangkan di youtube.

Pihaknya juga ingin mengetuk pintu hati siapa saja untuk membantu perajin dan seniman di Bali dalam bentuk apapun baik donasi atau langsung berbelanja produk lokal Bali. "Dana yang masuk akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dan mendukung pergerakan We Love With Love untuk terus menebarkan kasih sayang, dharma dan metta ke seluruh Indonesia," ucapnya. 

Menandai inisiatif ini, pihaknya mengajak seniman Bali untuk membuat suatu pentas tari yang sarat akan makna kehidupan, merupakan suatu perenungan dan penyembuhan dari kondisi terpuruk saat ini. Pentas tari ini akan menjadi prosesi Launching Yayasan We Love With Love secara virtual live streaming melalui channel YouTube pada Sabtu, 16 Januari 2021 mendatang.

Tarian ini diberi judul Lampah Nini yang merupakan perpaduan pertama kalinya antara seorang maestro tari tradisional Bali Ni Ketut Arini yang berusia 77 tahun dan seorang Koreografer Kontemporer Muda I Komang Adi Pranata yang adalah sebuah perjalanan dan refleksi hidup manusia terutama di masa pandemi.

"Karya tari ini merupakan wujud introspeksi diri, kisah tentang perenungan manusia sebagai pejalan hidup di masa pandemi yang diungkap dalam gerak tari," ujar Novi.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.