Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wujudkan Zona Integritas di Wilayah Kodam IX/Udayana

Bali Tribune/ Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Arudji Anwar, saat membuka kegiatan "Entry Meeting Current Audit Itdam IX/Udayana" secara virtual, Senin (6/7).
Balitribune.co.id | Denpasar - Kegiatan pengawasan merupakan bagian dari suatu sistem dalam manajemen modern, sebagai sarana pengendalian kegiatan organisasi. Implementasinya di lingkungan Kodam dilaksanakan oleh Inspektorat Kodam (Itdam) sebagai aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) sesuai dengan tugas pokoknya.
 
Demikian diungkapkan Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Arudji Anwar, saat membuka kegiatan "Entry Meeting Current Audit Itdam IX/Udayana" yang dilaksanakan secara virtual dengan para komandan satuan (Dansat) jajaran Kodam IX/Udayana se-Bali yang terpusat di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, Senin (6/7).
 
Dalam hal ini kata Irdam, bahwa Itdam memiliki tugas pokok membantu Pangdam di bidang pengawasan dan pemeriksaan umum serta pengawasan dan pemeriksaan perbendaharaan terhadap satuan jajaran Kodam dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas satuan masing-masing.
 
"Kegiatan "Current Audit Itdam IX/Udayana" di wilayah Bali akan dilaksanakan mulai tanggal 6 Juli sampai dengan 24 Agustus 2020, terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran TA 2020.
 
Sehingga diharapkan pelaksanaan program kerja TA 2020 di jajaran Kodam IX/Udayana yang berada di wilayah Bali bisa terukur," ujar Irdam.
 
Kegiatan ini memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar dalam meningkatkan kinerja organisasi yang pada hakikatnya merupakan aplikasi dari salah satu fungsi manajemen, yaitu fungsi kontrol dan alat kendali bagi penyelenggaraan mekanisme kerja organisasi TNI AD.
 
"Untuk itu, apabila dalam pelaksanaan "current audit" nanti masih ditemukan hal-hal yang belum sesuai dengan aturan atau ketentuan yang berlaku, saya minta kepada seluruh entitas untuk bergerak cepat melaksanakan perbaikan, sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh para perwira pemeriksa," tegas Irdam.
 
Kepada Tim Wasrik, Irdam juga menekankan agar pemeriksaan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dimana, seluruh anggota tim dilengkapi degan alat pelindung diri (APD), berupa masker, face shield, dan handsanitiser, termasuk juga untuk personel satuan yang dalam pemeriksaan dipanggil atau yang memberikan data.
 
Adapun Tim Wasrik Current Audit Itdam IX/Udayana diantaranya, Irdam IX/Udayana sebagai Penanggungjawab, Irutben Itdam IX/Udayana sebagai Pengendali, Irutum Itdam IX/Udayana sebagai Ketua Tim dan Irdya Verku Itdam IX/Udayana sebagai Sekretaris, serta 4 orang perwira menengah (pamen) sebagai anggota tim. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.