Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yayasan Dharma Bhakti Astra Perkuat Supply Chain Industri Otomotif Indonesia

Bali Tribune
balitribune.co.id | Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), sebagai salah satu yayasan yang didirikan Astra dengan fokus membina Industri Kecil dan Menengah di tanah air, mendukung program global supply.
 
YDBA berkolaborasi dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI) berkomitmen untuk memperkuat global supply chain dengan melibatkan Industri Kecil dan Menengah binaan YDBA di Solo. YPTI sendiri yang merupakan perusahaan yang pernah dibina oleh YDBA hingga mandiri.
 
Dalam kolaborasi ini, YDBA membina dan mendampingi Industri Kecil dan Menengah dalam menghasilkan produk yang dibutuhkan YPTI dengan standar yang telah ditetapkan. SedangkanYPTI berperan sebagai ayah angkat yang turut memberikan pembinaan, akses pasar serta me-review pencapaian standar QCD produk yang dihasilkan.
 
Komitmen kolaborasi tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan MoU Ayah Angkat oleh Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala dan Direktur YPTI, Prasetyo Yulianto Paulus disaksikan oleh Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Kementerian Perindustrian RI, Ir. Dini Hanggandari, MSi.
 
Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala dalam sambutannya, berharap program kolaborasi YDBA dan YPTI yang telah memberi kesempatan 9 Industri Kecil dan Menengah binaan YDBA di Solo untuk memasok produknya ke YPTI dengan jumlah komponen sebanyak lebih dari 47ribu pcs dengan nilai transaksi lebih dari Rp 1,5 Milyar ini dapat terus memompasemangat Industri Kecil dan Menengah, tidak hanya di Solo, tetapi juga di seluruh Indonesia.
 
Sigit juga berharap ke depan akan ada banyak lagi ayah angkat lainnya yang turut memberi kesempatan Industri Kecil dan Menengah untuk memasok produknya dan menjadi bagian dari supply chain industri otomotif di Indonesia.
 
Direktur Utama YPTI, Petrus Tedja Hapsoro dalam sambutannya mengajak para industri untuk saling berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Petrus juga mengajak Industri Kecil dan Menengah yang telah menjadi bagian dari supply chain industri di Indonesia untuk terus komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada customer dengan membenahi teknologi, SDM, informasi dan organisasi yang ada di dalam Industri Kecil dan Menengah tersebut.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Pejabat Fungsional Penyuluh Perindustrian Direktorat Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut (Ditjen IKMA), Kementerian Perindustrian Irvan Kuswardana, S.T, MM, Sekretaris Pengurus YDBA Ida R. M. Sigalingging, Bendahara Pengurus YDBA Handoko Pranoto, Pengurus YDBA  sekaligus Vice President Director PT Astra Daihatsu Motor Erlan Krisnaring Cahyono, Pengurus YDBA sekaligus Quality Technology Division Head PT Astra Honda Motor .hen
wartawan
HEN
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.