Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buntut Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Panti, Bupati Buleleng Bekukan Panti Asuhan Ganesha Sevanam

Kuasa hukum panti asuhan
Bali Tribune / KUASA HUKUM - Kuasa Hukum tersangka IMW, Gede Pasek Suardika (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan

balitribune.co.id I Singaraja - Polres Buleleng resmi menentapkan pimpinan Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Kecamatan Sawan, Buleleng sebagai tersangka. Pascapenetapan tersebut, tindakan tegas ditunjukan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra. Orang nomor satu di Buleleng itu memutuskan membekukan atau menutup aktivitas panti dan merelokasi anak-anak panti yang masih berada di tempat itu ketempat lain yang dianggap lebih aman.

Melalui Surat Keputusan Bupati Buleleng Nomor 100.3.3.2/261/HK/2026 tanggal 02 April 2026 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Lembaga Kesejahteraan Sosial, penutupan itu ditegaskan. Alasan penutupan untuk memberikan perlindungan, keamanan dan kepentingan terbaik bagi anak-anak panti.

Untuk menegaskan sikap Sutjidra tersebut, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (Dinsos-P3A) pada Minggu, 05 April 2026 melakukan relokasi terhadap anak-anak yang masih berada di dalam Panti Asuhan Ganesha Sevanam. Sebelumnya Kadis Dinsos-P3 Buleleng I Putu Kariaman Putra telah bersurat ditujukan kepada Pembina Yayasan Sahabat Peduli Kasih dan Ketua Panti Asuhan Ganesha Sevanam.

Kadis Dinsos-P3 Buleleng I Putu Kariaman Putra mengatakan proses pemindahan anak panti memerlukan waktu karena faktor psikologi dan sudah terlalu lama tinggal di panti asuhan. "Kami berikan keleluasaan agar pelaksanaan kegiatan relokasi supaya betul-betul sesuai dengan harapan,” kata Kariaman.

Terkait proses relokasi lebih lanjut, menurut Kariaman, pihaknya ingin memastikan anak-anak yang ada baik itu di panti asuhan dan yang ada di rumah aman sehingga para orang tua dan keluarga semakin jelas jadi kalau mau diambil dipersilahkan kalau diserahkan ke pemerintah siap difasilitasi. "Akan disiapkan administrasinya surat pernyataan untuk diambil atau surat pernyataan menyerahkan, karena ada yang umurnya 18 tahun kami pun siapkan administrasinya apakah siap untuk direlokasi,” imbuhnya.

Kariaman menjelaskan, dari 30 anak 8 anak sudah di rumah aman, 16 anak kembali dengan orang tua, 2 anak masih di Panti Ganesha Sevanam dan 4 anak dipindahkan ke Panti Sewa Darma. “Berita acara penyerahan kepada Sewa Darma juga sudah kami siapkan administrasinya dan bagi anak-anak yang tadi dipulangkan atau meminta kembali ke orang tua tetap kami siapkan,”terangnya.

Sementara kuasa hukum Panti Asuhan, Made Sumartana mengatakan, usai Bupati Buleleng mengeluarkan surat keputusan penutupan pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Namun ia menolak menandatangi berita acara relokasi karena tidak dilibatkan selama rencana proses relokasi berlangsung.

“Kami tidak pernah dilibatkan karena itu kami menolak ikut tandatangan dalam berita acara relokasi,” tegasnya.

Ia pun berharap mengingat hubungan selama ini sesama anak panti cukup dekat, proses relokasi dilakukan dengan cara lebih humanis disebabkan secara tersirat suasana hati anak-anak pasti terguncang kendati pihak Dinsos-P3A Buleleng melibatkan psikolog. “Yang menggembirakan ada keleluasaan buat anak-anak jika tidak nyaman ditempat relokasi bisa kembali ke tempat orang tuanya,” ujarnya.

Sebelumnya Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan, telah menetapkan Ketua Yayasan berinisial IMW (57) sebagai tersangka dalam kasus  dugaan kekerasan fisik dan seksual terhadap pimpinan panti. Hal itu dilakukan setelah melalui serangkaian penyelidikan dan menemukan adanya tindakan melawan hukum terhadap anak-anak di bawah pengasuhannya. "Hasil penyidikan menunjukkan korban tidak hanya satu orang, melainkan beberapa anak,” terang Ruzi Gusman.

Kasus ini bermula dari laporan pihak keluarga pada 27 Maret 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam hingga menemukan sedikitnya tujuh anak diduga menjadi korban dalam kasus ini.

Polisi saat ini sudah menahan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. Penahanan itu menurut Kapolres selain untuk kepentingan hukum, tetapi juga guna mencegah adanya upaya tekanan terhadap para korban. “Tersangka kami tahan untuk memastikan proses hukum berjalan optimal serta menghindari potensi gangguan terhadap korban,” ungkap Kapolres.

Pelaku sendiri terancam membusuk dipenjara setelah dijerat sejumlah pasal berat, mulai dari kekerasan terhadap anak, dugaan persetubuhan dengan anak di bawah umur, pencabulan, hingga tindak pidana kekerasan seksual sesuai peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, di tengah proses hukum yang berjalan, tercatat masih ada 18 anak asuh yang tinggal di Panti Asuhan Ganesha Sevanam. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait keberlanjutan pengasuhan mereka.

Tim kuasa hukum tersangka IMW, Gede Pasek Suardika, meminta pemerintah tidak tergesa-gesa mengambil keputusan membekukan panti tanpa solusi yang jelas bagi anak-anak tersebut. Pasek meminta, penanganan kasus tersebut tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan psikologis terhadap anak-anak asuh. "Pemindahan anak secara mendadak tanpa perencanaan matang berpotensi menimbulkan masalah baru. Terlebih sebagian anak telah memiliki kedekatan emosional dengan pengasuh di panti,“ tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringati HUT ke-81 RI, Pemkab Karangasem Gelar Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Pelepasan Pelacakan/Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (15/8/2026) di Lapangan Dusun Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

AI Undiksha Baca Gelombang Otak untuk Petakan Emosi Manusia

balitribune.co.id I Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memperkenalkan riset kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengolah aktivitas listrik otak untuk mengenali kondisi emosi manusia. Teknologi tersebut dipamerkan dalam Buleleng Digital Expo (BDE) di RTH Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (19/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Musim Kemarau, Produksi Garam Tradisional di Pantai Yeh Malet Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Musim kemarau dan cuaca yang cukup panas yang terjadi saat ini sangat sangat menguntungkan bagi produksi garam petani di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem dan wilayah sentra produksi garam lainnya di Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Pria 53 Tahun Diduga Perkosa Pelajar SMP, Dibujuk dengan Iming-Iming Uang Rp50 Ribu

balitribune.co.id I Singaraja - Satreskrim Polres Buleleng menahan seorang pria berinisial IKA (53) setelah diduga melakukan perbuatan  tidak senonoh terhadap seorang gadis dibawah umur. Perbuatan pelaku bahkan dilakukan hingga dua kali setelah sebelumnya gadis yang masih berstatus pelajar SMP itu dibujuk dengan iming-iming uang Rp50 ribu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.