Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Agendakan Rapat Kerja, DPRD Bangli akan Bedah Kinerja Tiga Perusda

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika
Bali Tribune / Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika.

balitribune.co.id I Bangli - DPRD Bangli akan segera mengagendakan rapat kerja dengan tiga perusahan daerah (Perusda) yakni BPR Bank Daerah Bangli, Perumda Tirta Danu Arta (PDAM) serta Perseroda Bhukti Mukti Bhakti (BMB). Rapat kerja  dengan tiga perusda penting guna mengetahui sejauh mana kinerja mereka selama ini.

Hal tersebut diutarakan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, pada Rabu (9/9/2026). Kata Suastika  komisi III  nantinya bertugas membedah  kondisi dari tiga perusda tersebut. “Tentu dewan ingin tahu sejauh mana kinerja dan  kontribusi yang telah disetor kepada pemerintah daerah,” tegas politisi asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku ini.

Menurut Suastika, dari tiga perusda, baru Bank Daerah telah memberikan kontribusi. Bank itu telah menyetorkan dividen kepada pemerintah daerah. Bahkan, jumlah yang disetor disebut sudah melebihi modal yang diberikan Pemkab Bangli.

“Malah di Bank Daerah, jumlah dividen yang disetor ke Pemda melebihi modal setor yang kita berikan," ungkap politisi PDI-P ini.

Disisi lain PDAM Bangli, kata Suastika  masih mempersiapkan langkah untuk dapat memberikan dividen kepada pemerintah daerah. Kondisi ini akan menjadi bahan pembahasan Komisi III agar PDAM kedepannya bisa lebih profesional dan mampu memberikan kontribusi pada daerah.  

“Kalau PDAM memang belum ada setoran. Nah ini yang akan dibedah oleh Komisi III,” sebutnya.

Sementara perkembangan BMB juga menjadi perhatian DPRD Bangli. Perusahaan tersebut mulai menunjukkan pemulihan. Saat ini, BMB terus berupaya memperkuat kondisi perusahaan dan mengembangkan usahanya. “BMB juga baru mulai bangkit, sama sekali belum ada setoran. Baru bisanya sebatas untuk menghidupi dirinya saja,” jelas Suastika.

Suastika mendorong BMB untuk terus mengembangkan usahanya. Menurutnya, diperlukan kajian bisnis untuk menentukan arah perusahaan. Konsep pengelolaan juga perlu diperjelas. 

Suastika mengatakan Perusda yang sehat dapat memberikan manfaat lebih luas. Salah satunya melalui kontribusi terhadap PAD. Perusda juga dapat menggerakkan ekonomi dan menyerap tenaga kerja. “Kalau Perusda itu sehat bisa menopang PAD. Selain itu pergerakan ekonomi, dan bisa memberikan lapangan kerja buat masyarakat,” kata Suastika. 

wartawan
SAM
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.