Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angin Kencang Picu Kebakaran Hebat di Kubu, 15 Hektar Lahan Mangga dan Mete Hangus

terbakar
Bali Tribune / Kebakaran hebat melanda lahan pertanian milik warga di Banjar Dinas Karangsari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, Selasa (21/7/2026)

balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran hebat melanda lahan pertanian milik warga di Banjar Dinas Karangsari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, Selasa (21/7/2026). Peristiwa yang terjadi sore hari tersebut menghanguskan sekitar 15 hektar lahan yang ditanami pohon mangga dan mete.

Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 17.25 Wita. Kondisi lahan yang dipenuhi semak serta ranting kering, ditambah tiupan angin yang cukup kencang, memicu api membesar dengan cepat dan sempat mengancam areal pemukiman warga.

Khawatir api merembet ke rumah penduduk, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kubu dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem. Merespons laporan tersebut, tiga armada mobil pemadam kebakaran beserta 15 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas di lapangan sempat kewalahan lantaran kobaran api terus merembet akibat angin kencang. Dengan bantuan personel dari Koramil Kubu, anggota Polsek Kubu, serta warga setempat, petugas akhirnya berjibaku melokalisir api agar tidak meluas.

Kasi Operasi Damkar Karangasem, I Komang Edy, menjelaskan bahwa kondisi medan yang kering menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api. "Terjangan angin cukup kencang dan banyaknya semak serta ranting pohon kering membuat api semakin cepat membesar dan merembet hingga melalap sekitar 15 hektar lahan perkebunan milik warga setempat," ujarnya.

Setelah berjuang selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 Wita.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran lahan tersebut masih dalam penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar, serta tidak membakar sampah sembarangan di area perkebunan. Hal ini ditekankan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat dampaknya yang sangat fatal dan sulit dikendalikan.

wartawan
AGS
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.