Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

Kepala Bapenda Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa.
Bali Tribune / Kepala Bapenda Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa.

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Kepala Bapenda Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, S.E., M.AP., mengatakan pihaknya optimis dapat mencapai angka 75 persen dari target pada bulan September mendatang, yang merupakan masa jatuh tempo pembayaran.

"Harapan kami, paling tidak di bulan September nanti kita sudah bisa menerima di angka 75 persen. Artinya, kita masih harus mengejar sekitar Rp14 miliar lagi menuju target antara tersebut," ujar Ida Bagus Perang Wibawa, Senin (27/7/2026).

Untuk merangsang minat masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu, Bapenda Buleleng meluncurkan berbagai program kreatif yang menyentuh langsung ke pusat keramaian. Program tersebut di antaranya adalah "Jumat Ceria" dengan melakukan grebek pasar menggunakan mobil pelayanan, "Mangkul" pada hari Sabtu, "Sweet Sunday" pada hari Minggu, serta "Kamis Manis".

Tak hanya jemput bola, Bapenda juga menyiapkan stimulus berupa undian berhadiah bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo di bulan September.

"Kami siapkan undian dengan hadiah menarik seperti motor listrik, sepeda listrik, kulkas, kompor gas, blender, hingga speaker. Ini untuk merangsang dan meningkatkan semangat masyarakat agar segera membayar pajaknya," tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan data realisasi per 24 Juli 2026, total Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Kabupaten Buleleng telah mencapai Rp195,4 miliar atau 43,45 persen dari total target anggaran sebesar Rp449,7 miliar.

Selain itu, menurut Wibawa, adanya paradigma masyarakat yang cenderung membayar pajak di saat-saat terakhir menjelang jatuh tempo menjadi tantangan tersendiri. Bahkan, munculnya aspirasi atau ajakan di media sosial untuk tidak membayar pajak sebagai bentuk protes terhadap infrastruktur jalan yang rusak juga menjadi perhatian serius.

Menanggapi hal tersebut, Ida Bagus Perang Wibawa menegaskan pentingnya edukasi bahwa pajak adalah kewajiban untuk pembangunan daerah.

 "Tugas berat kita adalah menyadarkan kembali masyarakat. Bagaimana kita mau membangun Buleleng kalau kewajiban pajak tidak terpenuhi? Kami terus masuk ke desa-desa untuk melakukan sosialisasi secara persuasif," tegasnya.

Ia pun mengatakan, Penegakan Hukum Melalui Tim OP4D Selain langkah persuasif untuk PBB-P2, Bapenda Buleleng juga tetap menyiagakan Tim Optimalisasi Pendapatan Daerah (OP4D) yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Kepolisian, Satpol PP, hingga Pengadilan.

“Tim ini lebih sering diturunkan untuk menangani tunggakan Pajak Hotel dan Restoran (PHR), namun untuk sektor PBB-P2 yang melibatkan badan usaha (PT), Bapenda tidak menutup kemungkinan akan melibatkan tim hukum jika terjadi kebuntuan atau deadlock dalam penagihan,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.