balitribune.co.id I Singaraja - Laporan cuaca Stasiun Klimatologi Bali per 31 Agustus 2026 yang menunjukkan sejumlah wilayah Bali mengalami hari tanpa hujan hingga kategori kekeringan ekstrem mulai dirasakan disejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng.
Kondisi tersebut ditandai dengan berkurangnya ketersediaan air bersih, salah satunya dialami warga Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng telah mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan pemerintah telah mendistribusikan air bersih di Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Senin (31/8/2026).
“Kami telah melaksanakan pendistribusian air bersih sebanyak 10.000 liter di Banjar Dinas Menasa, Desa Sinabun,” kata Suyasa.
Ia mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan akibat musim kemarau.
"Sedikitnya 900 kepala keluarga (KK) terdampak kondisi tersebut," imbuhnya.
Suyasa menambahkan, BPBD Buleleng terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kekeringan hingga kekurangan air bersih dan lanjut menyiapkan distribusi air apabila kebutuhan masyarakat meningkat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama periode kemarau dan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," tandas Suyasa.