Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KSOP Padangbai Pastikan Pelayaran Selat Lombok Aman, Nahkoda Tetap Diimbau Waspada

kapal laut
Bali Tribune / aktifitas bungkar muat Kapal Ferry di Pelabuhan Padangbai, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai mengeluarkan imbauan kepada seluruh nahkoda kapal feri dan fast boat untuk senantiasa mewaspadai potensi gelombang tinggi serta angin kencang di perairan Selat Lombok. Meski demikian, pihak KSOP memastikan bahwa kondisi cuaca di Selat Lombok bagian Utara saat ini masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Berdasarkan data prakiraan cuaca dari Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, terdapat perbedaan kondisi gelombang. Di Selat Lombok bagian Selatan, ketinggian gelombang tercatat berkisar antara 1,9 hingga 2,2 meter. Sementara itu, di Selat Lombok bagian Utara, ketinggian gelombang masih terpantau aman, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,2 meter.

Plt. Kepala KSOP Padangbai, I Made Kastawa, pada Rabu (22/7/2026) menegaskan bahwa jalur lintasan penyeberangan feri rute Padangbai–Lembar serta jalur fast boat rute Padangbai–Gili Trawangan dan Pelabuhan Senggigi masih dalam kondisi aman.

“Berdasarkan laporan BBMKG, kondisi cuaca di perairan saat ini masih aman. Aktivitas pelayaran berjalan normal. Seluruh fast boat sudah diberangkatkan, begitu pula dengan penyeberangan feri yang tetap berjalan lancar sesuai jadwal keberangkatan,” tegas Kastawa.

Terkait hal tersebut, KSOP Padangbai mengimbau pengguna jasa penyeberangan agar tidak perlu khawatir dan dapat melanjutkan perjalanan sesuai rencana. Pantauan di Pelabuhan Padangbai menunjukkan aktivitas bongkar muat kapal feri maupun fast boat berlangsung normal tanpa adanya penundaan akibat faktor cuaca.

Kendati demikian, KSOP Padangbai tetap mengingatkan nahkoda untuk selalu waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem, seperti gelombang di atas 2,5 meter dan kecepatan angin di atas 20 knot. Pihak KSOP berkomitmen untuk terus memperbarui informasi cuaca dari BBMKG Wilayah III Denpasar dan menyebarluaskannya kepada seluruh kapal yang beroperasi di wilayah Perairan Selat Lombok.

wartawan
AGS
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.