Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

Disilet Begal
Bali Tribune / DISILET BEGAL - Tas korban disilet pelaku begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Gara-gara asyik menonton goyangan artis penyanyi pop Bali, pria ini tak sadar tas gendong yang dibawanya disilet pelaku begal. Sejumlah barang berharga seperti HP, dompet, uang dan surat- surat penting lainnya pun akhirnya raib. 

Berdasarkan laporan yang diterima dari Polres Klungkung, Sabtu (2/5/2026) malam, korban pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 20.00 Wita sedang berada di depan Monumen Puputan Klungkung pada saat konser musik berlangsung. Dimana  korban menyimpan satu buah Handphone, satu buah dompet warna hitam di dalamnya berisikan surat-surat identitas diri dan juga nominal uang sebesar Rp.2 juta. 

Semua barang itu di dalam sebuah tas ransel warna hitam. Saat menonton korban sudah menutup tas tersebut dengan benar dan tas ransel tersebut digendong. Sekitar pukul 22.30 Wita saat itu Mahasiswa ini hendak mengambil Handphone tersebut, namun alangkah terkejutnya korban melihat adanya robekan di tas ransel miliknya. 

Merasa curiga, pria ini mengecek tas yang digendongnya itu. Setelah dicek, ternyata barang-barang seperti satu buah HP, satu buah dompet warna hitam berisikan surat-surat identitas diri sumber diantaranya KTP, SIM A dan C, Kartu BPJS, Kartu ATM Bank BPD, Kartu ATM BCA, Kartu Mahasiswa dan uang Rp. 2 juta sudah hilang.

Dengan kejadian tersebut korban  mengalami kerugian sebesar Rp.5 juta lebih. Saat  itu juga  korban berusaha menghubungi nomor HP yang hilang dan masih berdering. Tak lama kemudian HP yang hilang sudah dalam keadaan mati/tidak aktif lagi. Atas kejadian tersebut, korban lapor polisi.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit Punarwibawa, S.H, Senin (4/5/2026) dihubungi membenarkan laporan korban tersebut. Atas musibah tersebut, polisi sudah minta keterangan saksi. Kasus ini masih menjadi penyelidikan pihak kepolisian Polres Klungkung.

wartawan
SUG
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.