Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Crosser Astra Honda Kembali Melesat Bawa CRF Raih ‘Back To Back’ Podium di Kejurnas Motocross

motorcross
Bali Tribune / Crosser muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Algifari, kembali menunjukkan performa konsisten dengan meraih double podium pada seri kelima Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2

balitribune.co.id | Jakarta – Crosser muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Arsenio Algifari, kembali menunjukkan performa konsisten dengan meraih double podium pada seri kelima Kejurnas Motocross Indonesia 2025 kelas MX2. Balapan di Sirkuit MX Akarmas Sumbing Mountain, Wonosobo, Jawa Tengah, 23–24 Agustus 2025, menjadi ajang pembuktian Arsenio yang semakin konsisten melesat kencang bersama CRF250R andalannya

Pada race pertama, Arsenio melakukan start impresif dengan langsung memimpin di tikungan awal. Ketatnya persaingan membuat posisinya sempat bergeser di pertengahan balapan. Drama terjadi di lap terakhir ketika Arsenio mengalami insiden solo crash. Meski demikian, semangat pantang menyerah membuat ia bangkit dan mempertahankan posisi kedua hingga garis finis.

Memasuki race kedua, Arsenio tampil lebih konsisten dengan menjaga fokus dan ritme balap, serta berani menekan di momen penting. Hasilnya, crosser Jakarta ini kembali finis di posisi kedua dan melengkapi raihan double podium pada seri kelima ini.

“Race pertama jadi tantangan karena saya sempat terpeleset di lap terakhir, tapi bersyukur masih bisa finis di podium dua. Di race kedua kami melakukan sedikit perubahan pada setelan motor yang terasa positif. Saya berusaha menjaga ritme balap hingga akhir, dan kembali meraih podium dua,” ujar Arsenio.

General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas konsistensi Arsenio.

“Podium yang diraih Arsenio ini membuktikan pembinaan Astra Honda tidak hanya di arena road race saja, tetapi juga kencang di arena Motocross. Semoga hal menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berjuang meraih mimpinya di arena balap bersama Honda,” ujar Andy.

Atas tambahan dua podium ini, Arsenio semakin kokoh di papan atas klasemen sementara Kejurnas MX2 dengan koleksi total 220 poin. Konsistensi hasil positif sejak awal musim menjadi modal penting untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara nasional tahun ini.
 

wartawan
HEN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.