Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kodim Tabanan Mulai Kaji Lokasi untuk Program TMMD 2027

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Muhamad Arifianto.
Bali Tribune / Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Muhamad Arifianto.

balitribune.co.id I Tabanan – Kodim 1619/Tabanan mulai mematangkan rencana pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijadwalkan bergulir pada 2027 mendatang.

Saat ini, otoritas militer di Tabanan tersebut sedang melakukan kajian intensif untuk menentukan lokasi yang paling memerlukan bantuan infrastruktur fisik. Proses survei lapangan ini dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa serta masyarakat secara langsung.

Langkah tersebut diambil agar proyek pembangunan yang dikerjakan nantinya benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kendala aksesibilitas yang selama ini dirasakan warga di perdesaan.

Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan, Letkol Inf Muhamad Arifianto, menyatakan bahwa pemilihan lokasi tetap mengedepankan skala prioritas. Pihaknya berfokus pada wilayah yang membutuhkan intervensi pembangunan jalan guna menunjang sektor ekonomi dan kelancaran distribusi pertanian. “TMMD direncanakan tahun 2027, saat ini masih berproses. Kalau sudah fiks lokasi, segera akan kami sampaikan,” ujar Arifianto pada Minggu (5/7/2026).

Hingga kini, tim dari Kodim 1619/Tabanan masih melakukan kajian mendalam terhadap berbagai usulan yang masuk. Peninjauan lapangan sangat krusial dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran dan tenaga yang dikerahkan nantinya memberikan dampak jangka panjang bagi mobilitas warga. “Yang jelas tempatnya memperhatikan skala prioritas. Saat ini masih dalam tahap peninjauan sehingga belum bisa disampaikan,” tegas Arifianto.

Program TMMD 2027 ini diproyeksikan akan memberikan manfaat nyata seperti yang telah dirasakan warga Desa Wanagiri pada pelaksanaan sebelumnya. Di desa tersebut, betonisasi jalan telah membantu para petani membawa hasil perkebunan dengan lebih mudah, terutama saat akses jalan menjadi licin akibat hujan.

Melalui pembukaan akses jalan di wilayah-wilayah terisolir, diharapkan kesenjangan infrastruktur di pelosok Tabanan dapat terus berkurang. “Dengan betonisasi jalan ini, kami harapkan mobilitas warga semakin lancar dan perekonomian masyarakat bisa meningkat,” pungkasnya.

wartawan
JIN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.