Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tips Hilangkan Bunyi Rem Saat Hujan

Bali Tribune/ilustrasi

Balitribune.co.id |  MUSIM hujan begini banyak membawa permasalahan buat motor. Salah satunya adalah bunyi berisik ciett..ciett...ciett.. pada rem cakram. Setiap handel rem depan ditekan, selalu muncul bunyi berisik. Nunyi itu tidak hilang walau handel sudah dilepas, baru hilang sudah berjalan lama.

Jangan panik dulu. Gejala itu bisa disebabkan kampas rem kotor juga pin braketnya kering. Ditambah musim hujan, partikel pasir yang terbawa genangan kian bikin parah alur kampas. Berikut ini beberapa cara menghilangkan bunyi itu. Semoga Bermanfaat.

Sediakan kunci L5, ampelas dan gemuk. Lalu, lepaskan kaliper setelah sebelumnya minyak rem dikuras terlebih dahulu.

Lelad baut-baut dudukan kaliper. Tarik kaliper dari dudukannya. Tinggal dibongkar, mulai dari braket kaliper, penahan kampas rem, pegasnya dan pin braket.

Bersihkan kanvas dengan ampelas 400, dan pin braket di olesi gemuk. Tetapi kalau bunyinya kembali muncul beberapa hari kemudian, itu tandanya cakram yang telah bergelombang, bisa jadi penyebab. Ini bisa dibubut rata atau beli saja yang baru.hen

wartawan
Hendrik B Kleden
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.