Pulang dari Dukun, Tangan Kena Tebas | Bali Tribune
Diposting : 2 March 2021 07:23
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ I Wayan Bagia menyerahkan diri ke Polsek Susut
balitribune.co.id | Bangli - I Wayan Darta  (39) asal Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut harus dilarikan ke rumah sakit setelah telapak tangan kirinya luka akibat ditebas sepupunya I Wayan Bagia (44), Jumat sekira pukul 23.00 Wita. Kasus penganiayaan tersebut diduga dilatar belakangi ketersinggungan.
 
Informasi dihimpun menyebutkan, kronologis kejadian ini berawal  sekira pukul 23.00 Wita saat korban pulang dari mengantar adiknya berobat ke dukun. Sampai di rumah, adiknya kembali tidak sadarkan diri.
 
Melihat kondisi adiknya, korban langsung emosi sambil mengeluarkan kata-kata bernada keras dan menantang. Korban berjalan menuju arah timur pekarangan, yang mana ditinggali pelaku I Wayan Bagia. 
 
Korban yang sudah tersulut emosinya terus mengeluarkan kata-kata dengan nada menantang. Karena merasa tersinggung, pelaku keluar rumah dan mengambil sabit yang ada di teras rumah.
 
Dalam posisi antara korban dan pelaku berdekatan, korban menyentuh muka pelaku, dan secara reflek pelaku langsung mengayunkan sabit ke arah korban.
 
Ayunan sabit pelaku berhasil ditangkis dengan tangan kiri. Akibatnya korban mengalami luka robek pada telapak tangan kiri  dan patah tulang jari.  Korban dalam keadaan luka-luka selanjutnya dilarikan ke rumah sakit dan kasus penganiayaan tersebut dilaporkan ke Polsek Susut.
 
Kapolsek Susut AKP I Made Gde Widia Adnyana saat dikonfirmasi membenarkan adanya penganiayaan tersebut. ”Petugas sudah turun ke lokasi untuk memintai keterangan saksi yang mengetahui kejadian,”ungkapnya, Senin (1/3).
 
Menurutnya, pemicu dari kasus penganiayaan karena kesalahpahaman antara korban dan pelaku. ”Pelaku sudah mengamankan diri ke Polsek Susut, sedangkan korban harus mendapat perawatan di rumah sakit karena luka yang dialaminya,” jelasnya.