Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Manistutu Masuk Nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

Bali Tribune / NOMINASI - Dengan potensi panorama alamnya yang lestari dan mempesona, Desa Manistutu kini masuk nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023.
balitribune.co.id | NegaraDengan potensi panorama bentang alam dan sosial budaya bumi makepung yang tak kalah menariknya dengan daya tarik wisata di wilayah lainnya, pariwisata pun kini menjadi salah satu sektor yang tengah dikembangkan di Kabupaten Jembrana.  Bahkan desa wisata yang ada di Jembrana sudah masuk nominasi nasional . Teranyar Desa Manistutu Kecamatan Melaya kini sudah dalam tahap penjurian di tingkat nasional.

Desa Manistutu  tidak hanya memiliki panorama alam yang indah dan masih terjaga kelestariannya. Desa yang terletak di sisi utara Jembrana ini juga ditopang aspek menarik lainnya. Desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan Bali Barat ini memiliki potensi wisata religi, konservasi hutan, wisata sejarah hingga berbagai produk kreatif UMKM lokal mulai dari kuliner, fashion dan juga kriya. Setelah melalui tahapan seleksi, Desa Manistutu kini menyusul desa wisata lainnya masuk dalam nominasi desa wisata tingkat nasional.

Desa Manistutu kini telah dinyatakan masuk 75 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Sebagai tindak lanjut dari proses penjurian, Tim Juri dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah melaksanakan kunjungan langsung ke Kawasan Wisata Manistutu Camping Ground (Mantu Cager) pada Senin (15/5). Bahkan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua juga mengakui Desa Wisata Manistutu memiliki potensi wisata sangat menarik sebagai destinasi wisata.

Potensi tersebut menurutnya mulai dari wisata alam, sejarah, religi hingga wisata budaya. Menurutnya infrastruktur akses jalan yang mempercepat waktu tempuh dari Bali selatan ke wilayah Bali barat menjadi factor penting dalam kemajuan wisata di wilayah Jembrana. “Ini potensi yang akan pecah nantinya ketika konektifitas terhubungkan lewat jalan tol. Kita belajar dari jalan tol di Jawa. Begitu terhubungkan dari ujung barat dan ujung timur, di tengah-tengah itu menjadi kebangkitan 20 juta wisatawan, disinipun begitu nanti," ungkapnya.

Juri Desa Wisata nasional ini juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam pengembangan pariwisata. SDM di Jembrana dinilainya sudah siap menyambut lonjakan wisata yang akan datang ke Jembrana . Bahkan Desa Wisata Manistutu bisa menjadi salah satu desa wisata terbaik. "Bagusnya sumber daya manusia yang ada di sini (Desa Manistutu) sepertinya sudah siap dan melihat potensi wisata yang dimiliki. Saya fikir Desa Wisata Manistutu bisa berkembang dan menjadi salah satu juara,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengungkapkan akan terus berusaha  mengembangkan pariwisata di Jembrana. Dikatakannya pengembangan pariwisata ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengembangan pariwisata di daerah menurutnya akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal. "Destinasi ini menjadi bagian ekosistem dari pengembangan desa wisata di Kabupaten Jembrana, Pasti bernilai jual dan membawa dampak kunjungan wisata,” ujarnya.

Selain itu menurutnya partisipasi masyarakat juga memegang peran penting dalam pengembangan pariwisata di daerah khususnya desa wisata. Pihaknya sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengembangkan Desa Wisata Manistutu dan pihaknya berharap Desa Wisata manistutu menerima hasil yang terbaik. "Kami tentu mengharapkan yang terbaik, namun dibalik itu semua saya sangat mengapresiasi dari semangat masyarakat disini yang begitu besar dalam pengembangan Desa Wisata ini," tandasnya. 

wartawan
PAM

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.