Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Kantung Plastik Melambung, Pelaku UMKM Puyeng

Plastik mahal
Bali Tribune / PLASTIK - Pedagang plastik di Jalan Nenas, Subagan, Amlapura, saat menunjukkan barang dagangannya yang mengalami kenaikan harga, Kamis (9/4/2026).

balitribune.co.id I Amlapura - Harga kantung plastik saat ini melonjak tinggi hingga mencapai 300 persen dari harga sebelumnya. Sejumlah agen dan toko plastik di Kabupaten Karangasem menyebutkan jika kenaikkan harga kantung plastik saat ini sudah hampir 300 persen. 

I Komang Dana salah satu pemilik Toko Plastik di Jalan Nenas, Subagan, Amlapura, Kamis (9/4/2026) mengatakan, jika kenaikkan harga kantung plastik ini terjadi bertahap sejak tiga pekan lalu.

Lonjakan harga tertinggi terjadi sejak sepekan terakhir ini, utamanya jenis Kantung Plastik OPP dan Kantung Kresek yang merupakan jenis atau produk yang paling banyak dicari dan dibutuhkan oleh pelaku UMKM, pedagang di pasar tradisional serta pedagang makanan.

“Naiknya itu sejak pecahnya perang Iran melawan Amerika dan Israel dan ditutupnya Selat Hormuz. Naiknya itu bertahap tapi sekarang sudah sampai tiga kali lipat naiknya,” ungkapnya.

Kenaikkan ini diakuinya berdampak pada menurunnya omzet penjualan, lantaran para pembeli langganannya mengurangi jumlah pembelian. Bahkan diakuinya banyak pembeli yang mulai menanyakan dan memburu barang reject, karena lebih murah.

“Kita jadinya serba salah pak, mau nyetok barang tidak berani karena kemarin kan Selat Hormuz sudah di buka kembali jadi khawatirnya harga plastik tiba-tiba turun, jadi kan bisa rugi banyak kalau nyetok banyak. Tapi kalau harganya terus naik ya kita untung kan, tapi ya gitu pembelinya sepi,” selorohnya.

Plastik OPP yang biasanya dipakai untuk kemasan makanan dari sebelumnya Rp. 44.000 kini naik menjadi Rp. 56.000 perkilo, sementara Kantung Kresek ukuran kecil dari sebelumnya Rp. 2.500 naik menjadi Rp. 3000 per-pepel. Kantung Kresek ukuran tanggung naik dari sebelumnya Rp. 5000 menjadi Rp. 6000 per-pepel. Sedangkan Kantung Kresek besar hitam dari sebelumnya Rp. 10.000 menjadi Rp. 11.000 per-pepel. Kantung Kresek besar merah tebal naik dari Rp. 30.000 menjadi Rp, 40.000 per-pepel, dan yang tipis naik dari Rp. 17.000 menjadi Rp. 19.000 per-pepel.  

Naiknya harga Kantung Plastik ini sangat dikeluhkan oleh para pelaku UMKM, pedagang di pasar tradisional serta pedagang makanan karena kenaikannya melebihi batas wajar yakni hampir 3 kali lipat dari harga normal.

“Kalau kami pelaku UMKM seperti saya ini yang jualan jajan dan kerupuk jelas sangat merasakan dampak kenaikkan harga kantung plastik ini. Karena mau tidak mau kan harus beli karena kita mau bungkus kerupuk atau jajan pakai apa? Disatu sisi kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk kantung plastik, di sisi lain kami tidak bisa menaikkan harga produk makanan kami,” kesah Utami Ningsih, pelaku UMKM ketika ditemui usai belanja kantung pastik di salah satu toko plastik di Subagan, Amlapura. 

Dirinya berharap harga kantung plastik bisa segera turun ke harga normal untuk menekan biaya produksi yang membengkak.

wartawan
AGS
Category

Diperpa Badung Bidik 12 Hektare Lahan Bawang Merah, Target Produksi 174 Ton

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung membidik pengembangan lahan bawang merah seluas 12 hektare dengan pola tanam serempak. Dari lahan tersebut, produksi bawang merah ditargetkan mencapai 174 ton.

Kepala Diperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan pengembangan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pasokan sekaligus menekan harga bawang merah. 

Baca Selengkapnya icon click

YKI Badung Salurkan PMT untuk 20 Penderita Kanker di Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 20 penderita kanker di Kecamatan Abiansemal menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari kegiatan YKI Badung bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Manajemen Tanah Lot Dorong Musyawarah Soal PKS

balitribune.co.id | Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mendorong seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah terkait perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah soal tata kelola objek wisata pada 17 November 2026. 

Upaya dialog terbuka tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan destinasi ikonik di Tabanan tersebut serta menjaga kondusifitas. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Balap Liar, Polsek Selemadeg Sisir Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Polsek Selemadeg mengintensifkan patroli malam dengan menyisir kawasan rawan di lintasan Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk.  Kegiatan pencegahan yang berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) itu digencarkan untuk mengantisipasi potensi aksi balapan liar dan maraknya kejahatan jalanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.