Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pipa “Warisan Geredeg” Meledak

pipanisasi
MELEDAK - Ribuan debit air menyembur saat pipa dari proyek Pipanisasi Telaga Waja meledak di Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (6/5) sore. (Inzert: Warga mendekati lokasi pipa yang meledak.)

Kualitas Pipanisasi Telaga Waja Diragukan

Amlapura, Bali Tribune

Sudah belasan kali saluran pipa proyek pipanisasi air Telaga Waja meledak. Masyarakat pun makin meragukan kualitas pipa yang digunakan dalam proyek senilai ratusan miliar tersebut.

Jumat (6/5) sekitar pukul 15.00 Wita, warga di Desa Duda, Kecamatan Selat, dibuat kaget oleh suara ledakan keras yang disertai semburan air hingga puluhan meter ke udara dengan debit yang sangat besar dari dari saluran pipa HDPE pipanisasi air Telaga Waja di jembatan Desa Duda.

Sekitar tujuh tahun lalu, ledakan serupa juga terjadi di lokasi yang sama, bahkan bongkahan beton ratusan kilogram terbang keudara dan nyaris mengenai rumah I Gusti Lanang Rai, Wakil Bupati Karangasem yang masih menjabat kala itu.

Salah satu warga setempat, I Nengah Rata, mengaku tidak habis pikir dengan kejadian ledakan pipa yang terjadi secara berulang-ulang, “Baru 10 hari yang lalu meledak dan diperbaiki, sekarang meledak lagi. Ini ada apa kog meledak terus,” tanya Rata kepada wartawan di lokasi kejadian yang dekat dengan rumahnya.

Saking seringnya meledak, warga di sekitar mulai khawatir dengan keselamatan mereka. Karena jembatan tersebut dan sepanjang jalur yang dilewati oleh pipa Telaga Waja itu merupakan pemukiman warga, dan material ledakan bisa saja menimpa atau mengenai warga kapan saja.

“Ya kalau begini mestinya teknisi pusat yang turun tangan agar tidak terjadi seperti ini terus. Proyek ini sudah menghabiskan anggaran miliaran rupiah, bagaimana airnya bisa dinikmati masyarakat kalau pipanya meledak terus setiap uji coba,” katanya.

 Kejadian meledaknya saluran pipa air Telaga Waja ini juga pernah terjadi di Desa Pidpid, Kecamatan Abang, dan yang paling sering adalah di wilayah Kecamatan Selat. Seperti di Dusun Bangbang Biaung, Desa Duda, di mana ledakan pipa ini sampai mengakibatkan air bah yang menggenangi rumah warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat teknisi dari Balai Pengairan Bali Penida – instansi yang bertanggungjawab – melakukan perbaikan. Rencananya, PDAM Karangkasem akan membeli air baku dari pipanisasi Telaga Waja untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggannya.

wartawan
redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.