Pipa “Warisan Geredeg” Meledak | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 28 November 2021
Diposting : 7 May 2016 10:09
redaksi - Bali Tribune
pipanisasi
MELEDAK - Ribuan debit air menyembur saat pipa dari proyek Pipanisasi Telaga Waja meledak di Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (6/5) sore. (Inzert: Warga mendekati lokasi pipa yang meledak.)

Kualitas Pipanisasi Telaga Waja Diragukan

Amlapura, Bali Tribune

Sudah belasan kali saluran pipa proyek pipanisasi air Telaga Waja meledak. Masyarakat pun makin meragukan kualitas pipa yang digunakan dalam proyek senilai ratusan miliar tersebut.

Jumat (6/5) sekitar pukul 15.00 Wita, warga di Desa Duda, Kecamatan Selat, dibuat kaget oleh suara ledakan keras yang disertai semburan air hingga puluhan meter ke udara dengan debit yang sangat besar dari dari saluran pipa HDPE pipanisasi air Telaga Waja di jembatan Desa Duda.

Sekitar tujuh tahun lalu, ledakan serupa juga terjadi di lokasi yang sama, bahkan bongkahan beton ratusan kilogram terbang keudara dan nyaris mengenai rumah I Gusti Lanang Rai, Wakil Bupati Karangasem yang masih menjabat kala itu.

Salah satu warga setempat, I Nengah Rata, mengaku tidak habis pikir dengan kejadian ledakan pipa yang terjadi secara berulang-ulang, “Baru 10 hari yang lalu meledak dan diperbaiki, sekarang meledak lagi. Ini ada apa kog meledak terus,” tanya Rata kepada wartawan di lokasi kejadian yang dekat dengan rumahnya.

Saking seringnya meledak, warga di sekitar mulai khawatir dengan keselamatan mereka. Karena jembatan tersebut dan sepanjang jalur yang dilewati oleh pipa Telaga Waja itu merupakan pemukiman warga, dan material ledakan bisa saja menimpa atau mengenai warga kapan saja.

“Ya kalau begini mestinya teknisi pusat yang turun tangan agar tidak terjadi seperti ini terus. Proyek ini sudah menghabiskan anggaran miliaran rupiah, bagaimana airnya bisa dinikmati masyarakat kalau pipanya meledak terus setiap uji coba,” katanya.

 Kejadian meledaknya saluran pipa air Telaga Waja ini juga pernah terjadi di Desa Pidpid, Kecamatan Abang, dan yang paling sering adalah di wilayah Kecamatan Selat. Seperti di Dusun Bangbang Biaung, Desa Duda, di mana ledakan pipa ini sampai mengakibatkan air bah yang menggenangi rumah warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat teknisi dari Balai Pengairan Bali Penida – instansi yang bertanggungjawab – melakukan perbaikan. Rencananya, PDAM Karangkasem akan membeli air baku dari pipanisasi Telaga Waja untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggannya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler