Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ADD Tetap Direfocusing untuk Penanganan Covid-19

Bali Tribune/ RAPAT- Suasana rapat DPRD Bangli bersama bupati dan perwakilan perbekel, di Gedung DPRD Bangli, Selasa (5/5).
Balitribune.co.id | Bangli - Rapat rencana pemotogan alokasi dana desa (ADD) yang peruntukanya untuk penangan Covid-19 digelar di Kantor DPRD Bangli, Selasa (5/5).
 
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar dihadiri oleh iBupati Bangli I Made Gianyar, pimpinan Fraksi DPRD Bangli, serta perwakilan perbekel.
 
Rapat yang diwarnai adu argumen tersebut, akhirnya mengahsilkan keputusan kalau ADD tetap dipotong, namun skema pemotongan masih dirancang. Perlu diketahui memang sebelumnya ada rencananya pemotongan ADD sebesar 20 persen untuk penangan Covid-19. Karena masih kekurangan dana maka direncanakan peminjaman ADD lagi  sebesar 20 persen, sehingga totalnya menjadi 40 persen. Adanya pemangkasan anggaran sampai 40 persen ini memicu gejolak kalangan perbekel
 
Dalam rapat tersebut terungkap bahwasanya untuk pencairan termin pertama ADD sebesar 60 persen dan sisanya pencairan termin kedua  sebesar 40 persen. Jika dilakukan pemotongan otomatis 40 persen sisa ADD tidak masuk desa. Tentu perangkat desa terancam tidak mendapat gaji dalam kurun waktu 5- 6 bulan. Sementara itu dalam pembahasan tersebut sejumlah anggota DPRD Bangli seperti Ketut Suastika, I Made Sudiasa mengusulkan agar refocusing anggaran tidak menyentuh ADD namun bisa mencari sumber lain seperti post anggaran untuk program Gerbang Gita Santi (GGS). Dinilai akan sulit melaksanan program GGS ditengah pandemic Covid-19. “Ditengah penerapan social dan physical distancing tidak memungkinkan kegiatan fisik  begitupula untuk kegiatan upacara yang bersumber dari GGS dapat berjalan,” sebutnya.
 
Ketua Fraksi Golkar I Nengah Darsana justru mendukung kebijakan bupati dalam kaitanya penangan Covid-19. “Sejak awal sudah disepakati, untuk recofusing anggran untuk penanganan Covid 19 diserahkan kepada bupati,” sebutnya.
 
Setelah melalui proses yang cukup alot diputuskan untuk ADD tetap dipotong hanya saja skema pemotongan masih dirancang. Menurut Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar terkait pemotongan ADD akan disesuai. Seperti yang dikhawatirkan ketika dipotong 40 persen. Dalam hal ini Bupati memastikan gaji perangkat desa aman. “Prinsipnya ada pemotongan, namun tidak dipersentasekan. Bagaimana skemanya masih akan dirancang. Yang dikhawatirkan perangkat desa tidak dapat gaji, namun Bupati siap mengamankan itu. Jadi kita tinggal menunggu karena sedang diproses,” sebut Wayan Diar.
 
Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan jika awalnya tidak ingin ADD ataupun TPP dipotong untuk penangan Covid-19. “Saya tahu kebijakan memotong ADD dan TPP  tidak populis,namun melihat  kondisi APBD Bangli, yang mana pendapatan juga menurun hingga  Rp 248 Miliar, sehingga pemotongan menyentuh ADD dan juga TPP,” jelas Made Gianyar seraya menambahkan pemotongan anggaran dilakukan secara merata.
 
Dikatakan pula, jika ada sumber dana lain tentu pihaknya akan memanfaatkan dana tersebut agar tidak yang berkaitan dengan isi perut tersentuh. ”Kami meminta masukan dari bapak- bapak didewan dan bila perlu mencarikan pos anggran yang bisa refocusing,” tantang Made Gianyar.
 
Ketua Forum Perbekel Bangli I Made Diksa mengatakan beberapa hari kedepan akan ada pembicaraan  terkait pomotongan ADD. “Kami belum bisa berkomentar banyak, ini masih dalam proses. Dua hari lagi kami diundang Dinas PMD,” sebut Made Diksa. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.

Baca Selengkapnya icon click

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.