Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Akhirnya, BI Hadir Juga di Ajang PKB

Azka Subhan (Kiri)  bersama I Made Rai Subawa
Azka Subhan (Kiri) bersama I Made Rai Subawa

BALI TRIBUNE - Ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 40 yang digelar selama sebulan penuh dari tanggal 23 Juni hingga 21 Juli 2018 mendatang rupanya bisa dikatakan istimewa bagi KPw Bank Indonesia (BI) Bali. Pasalnya, KPw BI di Bali baru kali kali ini bisa menembus alias berpartisipasi dalam ajang bergengsi yang gaungnya mendunia ini. Hal itu terungkap dari apa yang disampaikan Deputy Kepala KPw BI Bali, Azka Subhan saat ditemui di Gedung Ksinarnawa Taman Budaya (Art Center) Denpasar, Sabtu (23/6). "Dalam ajang PKB kali ini kita cukup berbangga bisa berpartisipasi menyemarakkan ajang yang digelar setiap tahunnya setelah menunggu sekian lama," ucap Azka yang didampingi Manajer Fungsi Pengembangan UMKM KPw BI Bali, I Made Rai Subawa. PKB ke 40 yang dibuka Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) selain menampilkan berbagai kreativitas seni budaya dari Kabupaten/Kota di Bali juga dirangkai dengan pameran UKM Bali di Taman Budaya Art Center. Selain menampilkan produk dari binaan ada informasi mengenai Kajian Informasi Regional Bali, Statistik Ekonomi Daerah Bali, pameran uang kuno dan uang baru, serta yang terbaru yaitu Sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Dimana GPN adalah suatu sistem yang mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional. ATM bank manapun bisa digunakan oleh ATM bank lainnya. Binaan BI Bali yang ikut partisipasi dalam PKB ke 40 antaranya, Bara Silver (Gianyar), Putri Mas (Jembrana), Artha Dharma (Singaraja), Endek Wisnu Murti (Gianyar), Cepuk Rang-Rang Nusa Karang (CRNK), Kopi Arabica Kintamani Organik (Bangli) Cluster bawang merah/Bangli (Kelompok Bawang Sari Pertiwi), Tenun Alami Andika Tarum (Gianyar). Lebih lanjut Manajer UKM, Rai Subawa menjelaskan, meskipun diakui selama ini BI kerap mengikuti kegiatan yang sifatnya lokal, nasional, bahkan internasional, namun bisa masuk di ajang PKB dinilai punya tonggak sejarah tersendiri. "Setelah melalui perjuangan dan jalan berliku, akhirnya kami bisa turut berpartisipasi di PKB. Tentu semua terwujud atas bantuan berbagai pihak. Jadi bisa dikatakan PKB ke 40 ini bisa dibilang tonggak sejarah BI Bali yang bisa langsung berpartisipasi," katanya dengan sumringah. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.