Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aman, Berwisata di Desa Wisata Sibetan

wisatawan
Aktivitas wisata yang dilakukan sejumlah wisatawan asal Spanyol di Desa Wisata Sibetan,Karanagsem belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Kondisi destinasi wisata di Kabupaten Karangasem di luar zona kawasan rawan bencana (KRB) masih terbilang aman untuk dikunjungi wisatawan. Bahkan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika pun telah menegaskan, status level IV (awas) hanya berlaku untuk radius 8 kilometer dari Puncak Gunung Agung.

Koordinator Bali Sibetan Volunter & Learning Centre, Ida Bagus Ketut Puja, Rabu (13/12) kemarin mengatakan, meski aktivitas Gunung Agung masih mengalami peningkatan, Desa Sibetan yang berlokasi 12 Km dari Gunung Agung masih aman untuk dikunjungi.

Dikatakan Ida Ketut Puja, aktivitas wisata yang ditawarkan pun cukup beragam seperti sebelumnya saat aktivitas Gunung Agung belum menunjukkan peningkatan.

Selain dapat melihat pemandangan Gunung Agung ungkap Ida Puja, di Desa Sibetan wisatawan bisa menikmati alam pedesaan dan menjelajah kebun salak yang masih produktif. Meskipun sempat terkena abu vulkanik Gunung Agung saat erupsi beberapa waktu lalu.

Dikatakan Puja, aktivitas wisata yang dikemas dalam bentuk Salak Agro Trekking ini mengajak wisatawan mengelilingi perkebunan salak milik warga setempat.

"Di perkebunan Salak ini, wisatawan mendapat pengetahuan tentang salak Sibetan. Jika sedang musim salak, wisatawan juga bisa langsung memanen dan menikmati salak langsung dari pohonnya," ujar Ida Puja
Setelah berkeliling di perkebunan salak, wisatawan juga akan diajak untuk melihat pabrik pengolahan buah salak pasca panen, yakni proses pembuatan wine salak dan kopi salak.

Lanjut Puja mengatakan jika pemandangan Gunung Agung itu merupakan atraksi yang indah untuk dinikmati.

"Dari Puncak Nirwana ini wisatawan bisa menyaksikan secara langsung keindahan dan keagungan Gunung Agung," imbuhnya.
Kegiatan wisata lainnya yang dapat dilakukan di desa wisata tersebut yakni berkemah. Khususnya bagi wisatawan yang sengaja datang untuk menginap di Desa Sibetan ini. Sedangkan pada pagi hari wisatawan bisa melanjutkan aktivitas jogging di jalur trek yang sudah disediakan.

Di desa ini kata dia juga menyediakan jenis camilan yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Desa Sibetan diantaranya dodol salak, kopi biji salak, kripik salak dan beberapa jenis produk makanan lainnya. Selain itu juga tersedia sajeng yang merupakan minuman khas Desa Sibetan.

"Sajeng ini adalah tuak, tuak seperti yang diketahui merupakan salah satu jenis minuman khas Bali yang berasal dari pohon enau yang memiliki kadar alkohol rendah," katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Air Sungai Membesar, Warga Ketewel Tewas Terseret Arus

balitribune.co.id I Gianyar - Lantaran hujan mengguyur, arus sungai Beji Anakan, Banjar Akta, Desa Ketewel,  Sukawati, Gianyar, Senin (18/5/2026), membesar dan deras. Seorang warga lansia yang sedang mandi dilaporkan terseret hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa nyangkut di bebatuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Kalahkan Bhayangkara 4-1 di Laga Kandang Pamungkas

balitribune.co.id I Gianyar - Apa yang diinginkan Bali United mengakhiri laga kandang terakhir dengan kemenangan, tercapai saat mencukur Bhayangkara Presisi Lampung FC denganskor 4-1 pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (17/5/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Juli 2026, Siswa SRMP 17 Tabanan Pindah Massal ke Karangasem


balitribune.co.id | Tabanan - Seluruh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan direncanakan akan dipindahkan ke Kabupaten Karangasem pada Tahun Ajaran 2026/2027. Migrasi ini dilakukan seiring dengan progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) terpusat di Kecamatan Kubu, Karangasem, yang saat ini pengerjaannya sudah mencapai 51 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aksi Bergerak dan Berbagi Bunda Rai di Selemadeg Timur dan Selemadeg Sasar Ratusan Warga Rentan

balitribune.co.id | Tabanan - Di tengah tantangan ekonomi dan isu lingkungan yang kian mendesak, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menunjukkan aksi nyata, melalui roadshow ke-10 program Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi”.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi LPJU Hias Rp3,08 Miliar, Kejari Karangasem Periksa Pejabat OPD dan Pihak Swasta

balitribune.co.id | Amlapura - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum Hias (LPJUH) Tahun Anggaran 2023–2024 senilai Rp3,08 Miliar. Hingga saat ini, tim penyidik tercatat telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.