Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anak Yatim Piatu Putus Sekolah, Eka Nurcahyadi dan Yuni Widayadnyani Penuhi Harapan Rustiani

Bali Tribune/ SAMBANGI - Eka Nurcahyadi dan Yuni Widayadnyani saat menyambangi rumah Rustiani.
balitribune.co.id | Tabanan - Sungguh malang nasib yang dialami anak yatim piatu Ni Kadek Rustiani  yang tinggal di Banjar Base, Desa Marga, Tabanan. Setelah ditinggal mati oleh kedua orangtuanya, iapun harus rela meninggalkan bangku sekolah dan bekerja di Pasar Marga untuk menghidupi adiknya.
 
Penghasilan bekerja di pasar pun sangat minim, hanya Rp10 ribu per hari. Kendati demikian, ia tetap semangat demi sang adik agar bisa menatap masa depan yang lebih baik. Ia yang kini tinggal di rumah yang kondisinya cukup memprihatinkan juga harus menanggung beban merawat sang bibi yang kini lumpuh terkena stroke. Terucap dari bibirnya bahwa ia ingin melanjutkan sekolah. “Saya ingin sekali bisa melanjutkan sekolah, dan juga bisa membiayai adik sekolah serta mempunyai pekerjaan yang layak,” ucap Rustiani ketika ditemui di rumahnya, Kamis (26/12).
 
Penderitaan remaja inipun tak terhenti sampai di situ. Rustiani kini terancam diusir dari rumahnya lantaran sertifikat telah anggunkan ke bank swasta oleh ayahnya, dan kakaknya untuk modal jualan sayur. Sayangnya, bisnis sang kakak tak berbuah manis. Usaha jualan sayur bangkrut. “Tiyang (saya-red) pasrah saja kalau rumah tinggal saya diambil bank,” ucapnya.
 
Pengakuan itupun dibenarkan sang kakak, Agus Rustiawan bahwa rumah tinggalnya telah dianggukan. Dia pun mengaku tetap berusaha membayar sangkutan utang, kendatipun hanya bisa membayar bunga bank saja. “Uang yang dipinjam Rp200 juta. Rp150 dipakai ayah saya dan saya pakai Rp50 juta untuk dagang sayur. Sekarang ini saya baru bisa membayar bunga bank saja, agar rumah adik saya tidak di ambil oleh bank,” ujarnya.
 
Mengetahui adanya kabar menyayat hati itu, dua anggota DPRD Tabanan pun turun. Mereka adalah I Putu Eka Putra Nurcahyadi asal Banjar Umawading, Desa Batanyuh bersama rekannya Putu Yuni Widayadnyani asal Marga yang segera menyambangi rumah Rustiani. “Memang benar mereka tiga bersaudara ini, kedua orangtunya sudah meninggal dunia. Saudara laki-laki pertama mereka sudah kawin (nyentana). Saat ini mereka tinggal dengan bibinya, Ni Wayan Rantin yang kondisinya sudah terbaring sakit,” kata Eka Nurcahyadi.
 
Kendatipun demikan, masih ada saudara sepupu dari sang bibi yang kebetulan bertetangga peduli untuk mengurus masalah makanan untuk sehari-harinya. “Kami berdua sepakat menjadi penanggungjawab sebagai orangtua asuh bagi mereka, yakni Komang Tri Premana (7) dan Kadek Rustiani dengan memberikan bantuak secara berkelanjutan. Termasuk bertanggungjawab atas masalah biaya sekolah,” ujarnya seraya mengatakan, anak-anak ini telah menerima Program Keluarga Harapan (PHK).
 
Dikatakannya, khusus untuk Komang Tri Premana yang masih bersekolah di kelas II SD, setiap tiga bulan sekali menerima beras serta bantuan dari OPD Peduli Rp500 ribu per bulan. “Untuk rekening atas nama si bungsu yang bawa orangtua asuh Pak Dika atau Wayan Murjana yang kebetulan merupakan saudara sepupu mereka,” tuturnya seraya menyampaikan terima kasih atas pihak-pihak yang peduli, khususnya terhadap anak yatim piatu tersebut. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Hari Ketiga, Rekayasa Lalin Ubud Mulai Tunjukkan Hasil

balitribune.co.id I Gianyar - Uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Ubud memasuki hari ketiga, Rabu (26/8/2026). Setelah sempat diwarnai kepadatan panjang pada hari pertama, arus kendaraan mulai menunjukkan perubahan dan terpantau lebih lancar. Apresiasi dan dukungan  masyarakat pun ditujukan kepada aparatur terkait dan diharapkan segera bersifat permanen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Pemuteran Desak Pemerintah dan DPR RI Segera Sahkan Undang-Undang Reforma Agraria

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Suka Makmur (SPSM) Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menggelar aksi bersama untuk menyuarakan kepentingan para petani,  pada Rabu (26/8/2026).  SPSM selama ini getol memperjuangkan hak atas tanah dan reforma agraria tanah pertanian di Desa Pemuteran.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2026, Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Pengelola kawasan pariwisata mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu Nusa Dua (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Golo Mori (Nusa Tenggara Timur). Jumlah ini meningkat 10,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kepatuhan Penataan Kabel di Sanur Masih Rendah, Baru Tiga Operator Provider Kantongi Izin

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi atau provider kembali diminta mempercepat proses pemanfaatan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu-Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur, Denpasar Selatan oleh Pemerintah Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Nunas Kajang dan Tirta Kawitan, Klian Pura Tangkas Koriagung Minta Semua Pihak Menahan Diri

balitribune.co.id I Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta meminta semua pihak menahan diri dan tidak memperkeruh polemik Kajang dan Tirta Kawitan yang melibatkan Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.