Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Andalkan Komunitas dan Wisatawan Domestik, Pengusaha Ubah Konsep jadi Rumah Kreatif

Bali Tribune / Vicky Gozali

balitribune.co.id | Kuta – Era pandemi Covid-19 menuntut setiap pengusaha yang usahanya bergerak di bidang pariwisata harus beradaptasi dengan kondisi kenormalan baru. Seperti yang dilakukan salah satu pengelola pusat perbelanjaan/mal di Kuta, Kabupaten Badung tidak hanya diam menanti kunjungan turis asing. Pengelola bisnis di kawasan Kuta ini mengubah konsep mal menjadi rumah kreatif atau kreatif hub, guna menarik pengunjung dari berbagai komunitas lokal termasuk wisatawan domestik. 

Mal yang berada di pusat kegiatan pariwisata tersebut sebelum pandemi sebagian besar pengunjungnya adalah turis asing. Sejak pandemi menyebar di Indonesia pada Maret 2020 lalu, pemerintah menghentikan sementara kedatangan turis asing ke Tanah Air. Pintu masuk Bali untuk penerbangan internasional pun ditutup. Hingga saat ini kendati pemerintah telah membuka kembali pintu masuk Bali bagi wisatawan mancanegara pada 14 Oktober 2021 lalu, namun belum ada penerbangan langsung dari luar negeri yang membawa turis mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. 

Kondisi itu yang mendorong Pengelola Park23 Mall di Kuta mengubah konsep menjadi tempat yang menghasilkan kreativitas seni dan budaya Nusantara. Demikian disampaikan Vicky Gozali, Direktur Pengembangan Bisnis PT Praba Kumala Sejati saat ditemui di Kuta, Badung beberapa waktu lalu. 

Menurut dia, pengusaha pariwisata di Bali harus mencari konsep baru untuk mempertahankan bisnisnya tetap bisa berjalan ditengah tekanan situasi pandemi Covid-19. Pihaknya mengaku selain mal, juga mengelola hotel dan usaha lainnya di bidang pariwisata. Seluruh usaha di pariwisata sangat terkena dampak dari pandemi Covid-19. Sehingga pihaknya mengubah konsep bisnis tersebut menjadi wadah mengekspresikan hasil karya seni masyarakat se-Nusantara.  

"Kami tidak hanya mengandalkan kunjungan turis asing. Di masa pandemi ini menunggu-nunggu yang belum pasti itu adalah mimpi. Maka kami mengubah konsep dari tempat berbelanja menjadi kreatif hub sebagai wadah yang bisa menarik anak-anak muda untuk berkarya," katanya. 

Di tempat kreatif hub ini, pengunjung datang dari berbagai komunitas masyarakat termasuk wisatawan Nusantara. Vicky berharap gagasan yang didapat dari adanya pandemi ini dapat memotivasi pengusaha-pengusaha di Bali untuk tidak tergantung pada kedatangan turis asing. Melainkan mampu beradaptasi ditengah pandemi dengan melakukan inovasi bisnis. 

Seiring berjalannya waktu, kini pusat perbelanjaan/mal diharapkan juga berfungsi sebagai tempat untuk mewadahi kreativitas memenuhi gaya hidup atau lifestyle masyarakat. Hal tersebut bisa dipenuhi sesuai dengan inovasi dan kreativitas pengelola usaha.

wartawan
YUE

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.