balitribune.co.id | Amlapura - Angin kencang melanda sebagian besar wilayah di Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (26/9). Kejadian pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di beberapa tempat, di antaranya di Desa Labasari dan Desa Datah, Kecamatan Abang.
Berdasarkan informasi, sebuah pohon kepala setinggi 25 meter tumbang dan menimpa bangunan rumah milik I Wayan Sumerta, warga di Banjar Dinas Mekarsari, Desa Labasar, Abang, kejadian tersebut sekitar pukul 02.00 Wita dinihari.
Warga di sekitar lokasi kejadian menyebutkan jika angin bertiup sangat kencang saat itu, mulai dari Minggu malam hingga Senin dinihari. Saat kejadian tersebut pemilik rumah I Wayan Sumerta tengah tidur pulas bersama keluarganya di dalam rumah tersebut. Mereka dikejutkan suara hantaman keras, berikut banyak genting atap rumahnya berjatuhan. Sumerta dan keluarganya pun berhamburan keluar rumah, dan setelah diperiksa tenyata pohon kelapa yang tumbang menimpa atap rumahnya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kawil setempat untuk selanjutnya diteruskan ke BPBD Karangasem.
“Kejadiannya Senin dinihari, anggota langsung kita terjunkan beberapa saat setelah kejadian. Namun karena kondisi gelap maka penanganan pohon keplapa tumbang itu banru kita laksanakan pada pagi harinya,” tegas I Putu Eka Tirtana, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem.
Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka, namun hantaman batang pohon kelapa tersebut telah mengkibatkan kerusakan yang cukup lumayan. Di Banjar Dinas Kelodan, Desa Datah, Kecamatan Abang, sebuah pohon jenis mete berukuran besar tumbang dan melintang di tengah jalan di desa tersebut.
Setelah menerima laporan tersebut, sejum;lah anggota dari TRC BPBD Karangasem diluncurkan untuk melakukan penanganan. Tidak ada korban jiwa, pun demikian akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan setelah petugas memotong dan menyingkirkan batang kayu tersebut ke pingggir jalan.