Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Bali 89,35 Persen

Bali Tribune/Dewa Made Indra
Balitribune.co.id | Denpasar - Kabar gembira terus berhembus dari upaya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali menyusul naiknya angka pasien yang sembuh. Hari ini Selasa (20/10/2020), pasien sembuh sebanyak 105 orang, sedangkan kasus baru tercatat 75 orang dari transmisi lokal.
 
Dikutip dari situs www.infocorona.baliprov.go.id, dengan adanya penambahan 105 pasien sembuh, maka total pasien sembuh dari virus Corona di Pulau Dewata mencapai 9.788 orang atau 89,35 persen dari total pasien positif.
 
Sedangkan dengan penambahan 75 kasus baru, maka total pasien positif mencapai 10.955 orang. Penambahan kasus baru hari ini terbanyak dari Badung (27 orang), Denpasar dan Gianyar masing-masing 18 orang. Berikutnya Klungkung dan Buleleng masing-masing 3 orang, Tabanan dan Bangli masing-masing 2 orang, Jembrana dan Karangasem masing-masing 1 pasien.
 
Sementara itu hari ini dilaporkan ada penambahan pasien meninggal dunia 2 orang masing-masing berasal dari Jembrana dan Buleleng. Dengan adanya penambahan ini maka total pasien yang meninggal dunia di Provinsi Bali sebanyak 351 orang atau 3,20 persen dari total pasien positif. 
 
Adapun kasus aktif per hari ini menjadi 816 orang (7,45 persen), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.
 
Sesuai Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp 100.000 bagi perorangan, dan Rp 1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.
 
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bali Dewa Made Indra menegaskan, upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas pemerintah. Namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.
 
Untuk memutus rantai penularan Covid-19 maka keramaian dalam bentuk tajen disetiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.
 
“Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan displin melaksanakan Protokol Kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” demikian Dewa Indra dalam siaran persnya. 
wartawan
Izzarman
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.