Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Penularan Covid-19, Akses Masuk Buleleng Diperketat

Bali Tribune / Bupati Putu Agus Suradnyana
balitribune.co.id | SingarajaSebagai langkah antisipatif agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 makin meluas, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng akan membuat pos jaga disetiap pintu masuk Buleleng.
 
Rencananya, Pos jaga di Buleleng barat akan dibangun di kawasan Cekik, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. Sedang di Buleleng timur pun akan dibuatkan pos yang sama.
Nantinya di pos jaga akan disiapkan peralatan rapid tes untuk menjamin kesehatan para warga sebelum masuk ke Buleleng.
 
"Kita sudah lakukan penanganan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng secara ketat, sekarang kita perketat yang balik dari wilayah transmisi lokal," kata Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST.
 
Kata Agus Suradnyana, tak hanya penduduk asli Jawa saja yang diperiksa. Penduduk asli Bali, warga Buleleng serta siapa saja yang datang dari luar Bali akan diperiksa. Termasuk supir truk pembawa sembako, pembawa bahan bangunan atau yang lainnya.
 
Kata Bupati Agus, Pemkab Buleleng bukan melarang warga yang datang dari Jawa masuk ke Buleleng. Namun hanya memastikan kondisi kesehatannya saja. Jika setelah dilakukan rapid, tidak menunjukkan gejala Covid-19 akan dipersilahkan masuk.
 
"Kalau dalam kondisi tidak sehat disarankan untuk berobat, jika sudah sembuh kita perbolehkan (masuk ke Buleleng). Ini untuk keselamatan warga masyarakat di Buleleng," ujar Bupati yang juga politisi PDIP ini.
 
Tak hanya diwilayah barat, di Buleleng timur juga rencananya akan dibuatkan pos yang sama.
"Seluruh akses menuju Buleleng dapat benar-benar diantisipasi. Dinas Perhubungan Buleleng dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng sudah melakukan cek tempat untuk lokasi pos jaga," tandas Agus.
 
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, mengkonfirmasi perkembangan Covid-19 di Buleleng. Menurutnya, hingga Senin (15/6)  dua pasien terkonfirmasi positif yang dirawat di RS Pratama Giri Emas, dinyatakan sembuh.
 
"Keduanya diperbolehkan pulang setelah hasil swab tesnya dinyatakan negatif. Keduanya merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 58 dan PDP 87 asal Kecamatan Seririt," ungkap Suyasa.
 
Catatan kesembuhan itu makin meningkatkan  persentase kesembuhan Covid-19 di Buleleng mencapai 90 persen.
"Standar Operasional Prosedur (SOP) kami adalah melakukan tracing kepada mereka yang memiliki kontak erat dengan terkonfirmasi positif. Dan itu yang harus dijalankan oleh Gugus Tugas dalam menghadapi penyebaran Covid-19. Kami harap segera selesai sampai di titik nol dan masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ucap Suyasa.
 
Sementara perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini terdapat kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif berjumlah 82 orang. Dengan rincian, 6 orang sedang dirawat di Buleleng, 2 orang dirujuk ke Denpasar. Untuk PDP sembuh secara kumulatif sebanyak 74 orang dan PDP negatif ada 18 orang.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.