Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Penyakit, Hewan Kurban Diperiksa Kesehatannya

Bali Tribune/ DIPERIKSA - Hewan kurban diperiksa kesehatan dan kondisi fisiknya sebelum disembelih saat Idul Adha.
balitribune.co.id | Negara - Kesehatan hewan kurban kini menjadi perhatian serius di tengah maraknya penyakit pada hewan. Menjelang pemotongan hewan kurban yang akan dilaksanakan pada hari raya Idul Adha, Minggu (11/8) besok, puluhan ekor hewan kurban diperiksa kesehatannya, Jumat (9/8). Pemeriksaan antemortem ini digelar serentak di lima kecamatan di Jembrana.
 
Petugas dari Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) disebar di seluruh penyedia hewan kurban yang ada di Jembrana untuk memeriksa hewan kurban. Untuk memastikan hewan kurban sehat dan siap untuk dipotong pemeriksaan antemortem terhadap hewan kurban yang akan dipotong saat Idul Adha Minggu besok. Seperti salah satunya yang dilakukan di salah satu pedagang hewan kurban di Banyubiru, Kecamatan Negara.
 
Di penyedia hewan kurban paling ramai pemesan ini, petugas memeriksa sedikitnya 5 ekor sapi 21 ekor kambing. Kepala Bidang Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Widarsa dikonfirmasi Jumat kemarin mengatakan pemeriksaan antemortem hewan kurban dilakukan terhadap fisik keseluruhan. Mulai dari bentuk fisik, mata, pernafasan, pencernaan, hingga alat reproduksi. Ia menyebut alat reproduksi memang menjadi salah satu item penting.
 
Menurutnya, hewan kurban yang dipotong juga harus dalam kondisi normal yakni hewan tidak dikebiri.  Sebelum dipotong dan dikonsumsi, hewan kurban sapi harus dipastikan tidak terpapar dari penyakit seperti Jembrana desease dan diare. Sedangkan kambing dipastikan tidak terserang penyakit pneumonia dan penyakit pernafasan. “Pemeriksaan ini penting dilakukan, agar tidak ada penyakit,” ujarnya. 
 
Dari hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan pihaknya dipastikan seluruh hewan kurban sehat. Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik saja. Sebelum daging kurban disebarkan ke masyarakat menurutnya juga akan ada pemeriksaan organ dalam atau postmortem. Pihaknya juga akan menyebar petugas di masing-masing kecamatan pada saat penyembelihan untuk memeriksa daging dan organ dalamnya. Menurutnya pemeriksaan saat pemotongan hewan kurban ini juga penting dilakukan untuk memastikan daging tidak bermasalah dan layak dikonsumsi.
 
Hingga H-2 Idul Adha Jumat kemarin, pihaknya mengaku belum bisa memastikan jumlah seluruh hewan kurban yang akan disembelih. Dari pendataan jumlah hewan kurban menurutnya masih terus bertambah. Sebab, dipastikan selain di Masjid pemotongan juga akan dilakukan disejumlah lokasi lain oleh kelompok-kelompok masyarakat.  Sedangkan data terkini yang diperoleh pihaknya tercatat ada sebanyak  61 lokasi pemotongan hewan kurban tersebar disejumlah desa dilima kecamatan di di Jembrana. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.