Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antrean Kendaraan di Padang Bai Sampai By Pass IB Mantra

Bali Tribune/ ATUR - Petugas dari Polsek Kawasan Laut Padang Bai mengatur antrean truk barang yang akan masuk ke pelabuhan.
balitribune.co.id | Amlapura - Hampir empat hari sudah, sejak terjadinya kerusakan pada baja penahan Mobile Bridge, Dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, antrean kendaraan penyeberang yang menuju kepelabuhan semakin parah. Rabu (31/7), antrean kendaraan sudah sampai di By Pass Ida Bagus Mantra, Klungkung. Sebab kantung parkir di Perbatasan Yeh Malet, Manggis, Karangasem, sudah tidak muat lagi menampung volume kendaraan.
 
Sejumlah anggota gabungan dari Sat Lantas Polres Karangasem dan anggota dari Polsek Kawasan Laut Padang Bai, dikerahkan untuk melakukan penjagaan dan pengaturan kendaraan di sepnajang perbaasan Yeh Malet dan jalut menuju pelabuhan dari simpang tiga Padang Bai hingga pintu masuk pelabuhan, agar antrean berlangsung tertib sehingga tidak ada sopir saling sodok antrean.
 
Sampai Rabu kemarin, pihak PT ASDP terus mengebut pengerjaan perbaikan dermaga, dimana bagian baja penopang landasan Mobile Bridge dipotong menggunakan alat las untuk selanjutnya di ganti. Dan hingga kemarin proses perbaikan atau pengerjaan yang dilakukan oleh sejumlah teknisi itu sudah berlangsung hampir tiga hari. 
 
“Saya sudah dua malam antre, ini baru bisa masuk ke dalam pelabuhan. Tidak tahu kapan bisa nyeberang,” keluh Zaenul, sopir truk asal Banyuwangi, yang mengaku sering bolak-balik menyeberang di Padang Bai untuk mengirim barang dari Jawa menuju Lombok, NTB. Dia mengaku heran kenapa dermaga sering rusak. “Rusak terus! Masak harus antre terus, kan ada kapal besar ya mestinya kalau situasinya seperti ini kapal besarnya yang dioperasikan oleh BPTD,” serunya. Dua malam antre dan belum juga menyeberang membuat Zaenul dan temannya gelisah lantaran bekalnya sudah mau habis.
 
Tidak hanya truk barang yang harus antre untuk menyebrang, bus dan kendaraan pribadi pun juga harus antre dari pagi hingga sore sebelum akhirnya mereka bisa masuk kedalam kapal. Bahkan sejumlah calon penumpang saking capek dan bosan berada dalam kendaraan bus, memilih keluar bus dan tidur disepanjang jalur pejalan kaki di dekat dermaga I. Diperkirakan antrean panjang ini akan terus terjadi hingga sepekan kedepan. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.