Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

Damkar Uzur
Bali Tribune / UZUR - Salah satu Unit Mobil Damkar Buleleng yang usianya sudah uzur dan kehilangan salah satu as utama akibat terlepas dan hilang.

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Akibat hilangnya as roda tersebut, mobil keluaran 2004 itu merupakan armada andalan untuk aksi pemadaman kini tak dapat digunakan. Kondisi tersebut memperlihatkan keterbatasan sarana Damkar di tengah tingginya risiko kebakaran, terutama saat musim kemarau.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, I Gede Arya Suardana, mengakui kondisi pelayanan belum maksimal. Ia bahkan menyebut kemampuan sarana dan prasarana yang tersedia baru sekitar 30 persen dari total kebutuhan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat. Kalau bicara maksimal, kami belum bisa. Kemampuan kami dari sisi sarana prasarana baru mencapai 30 persen dari total kebutuhan,” ujar Arya, Kamis (17/9/2026).

Masalah tak hanya terletak pada usia kendaraan. Dari enam armada utama yang tersebar di Pos Seririt, Kubutambahan dan Pos Induk, dua unit dalam kondisi rusak. Sementara satu armada tua lainnya sudah tidak digunakan untuk pemadaman.

Kondisi ini semakin krusial karena Buleleng baru memiliki tiga pos pemadam, padahal dengan wilayah yang luas dan garis pantai mencapai 157 kilometer, kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 10 pos.

Arya menyoroti persoalan response time. Standar waktu tanggap maksimal 15 menit sulit dicapai jika jarak pos dengan lokasi kejadian terlalu jauh.

“Bayangkan jika ada kejadian di Sumberklampok, butuh berapa jam perjalanan dari Seririt ke sana? Padahal standar response time maksimal 15 menit. Ini sangat tidak ideal,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengakui mayoritas armada Damkar telah berusia lebih dari 20 tahun. Kelangkaan suku cadang juga membuat perawatan semakin sulit.

Pemkab Buleleng berencana melakukan peremajaan secara bertahap. Tahun ini baru satu armada kecil yang dapat dianggarkan. Untuk 2027, Sutjidra menargetkan tambahan minimal dua armada besar.

“Paling tidak kita butuh enam unit baru yang ideal. Untuk tahun 2027, astungkara saya usahakan minimal ada tambahan dua armada lagi,” kata Sutjidra.

Di tengah keterbatasan tersebut, sebanyak 123 personel Damkar tetap disiagakan selama 24 jam dengan sistem regu dan shift. 

wartawan
CHA
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.