Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arti Penting Munas Kagama XIII

Bali Tribune/ Umar Ibnu Alkhatab
Oleh: Umar Ibnu Alkhatab
 
balitribune.co.id | Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) XIII di Bali. Munas yang akan dibuka oleh Presiden RI Ir Joko Widodo yang juga anggota Kagama itu direncanakan berlangsung dari tanggal 14 hingga 17 November 2019 dengan mengambil tempat di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur. Munas Kagama kali ini mengambil tema Kagama Bersinergi untuk Indonesia Maju. Kagama juga menyiapkan 13 roadmap pembangunan manusia Indonesia yang akan diserahkan kepada Presiden Ir. Joko Widodo.
 
Munas Kagama kali ini memiliki arti yang sangat penting terutama mempertimbangkan situasi sosial dan politik nasional belakangan ini. Artinya di samping menyiapkan 13 roadmap pembangunan manusia Indonesia, yang kita percaya sangat konprehensif isinya, tentu kita berharap Kagama mampu pula secara kritis mengevaluasi jalannya pemerintahan nasional.
 
Kita percaya bahwa kendati pemimpin pemerintahan dan negara saat ini berasal dari Kagama, Kagama tidak akan menjadi kelompok strategis yang mendukung tanpa reserve. Oleh karena itu, Munas Kagama kali ini harus dipakai untuk membangun garis demarkasi yang jelas antara Kagama sebagai sebuah kelompok civil society dengan anggota-anggota Kagama yang terlibat dalam pemerintahan pada semua level, dari pusat hingga daerah. Dengan menarik garis demarkasi yang jelas akan membuat Kagama mengambil peran yang tepat sebagai kelompok yang mampu bertindak kritis mewakili kepentingan publik saat berhadapan dengan negara.
 
Hemat penulis, itulah salah satu arti penting munas Kagama kali ini sehingga ke depan Kagama akan tampil sebagai sebuah organisasi intelektual yang tidak terjebak dalam kepentingan pragmagis dan terbatas. Kagama akan hadir sebagai  sebuah organisasi sosial yang menyuarakan kepentingan publik dan gigih memperjuangkan aspirasi masyarakat yang dirugikan oleh kebijakan pemerintah. Inilah yang menurut hemat penulis perlu dicapai dalam munas yang dihadiri oleh banyak anggota Kagama dari berbagai daerah, dari beragam kelompok, dan dari bermacam-macam jurusan dan angkatan.
 
Tetapi jika Kagama gagal menciptakan dirinya sebagai organisasi intelektual dan sosial yang berperan aktif sebagai media publik, maka Kagama akan kehilangan momentumnya karena saat ini boleh kita katakan sebagai era Kagama di mana pemimpin tertinggi republik adalah jebolan UGM yang sangat dekat dengan Kagama yang sudah barang tentu akan respek jika dikritik dan diberi masukan oleh Kagama. Beberapa di antara menterinya juga berlatarbelakang UGM, demikian pula beberapa Gubernur dan Bupati. Para alumni UGM yang berada dalam pemerintahan adalah modal besar yang bisa digerakkan oleh Kagama untuk kemaslahatan bangsa.
 
UGM sebagai kampus ternama di Tanah Air, dengan julukan kampus ndeso, sudah barang tentu alumninya memiliki kapasitas untuk menjadikan Kagama sebagai sebuah wadah yang egaliter. Heterogenitas keanggotan harus mampu dijadikan sebagai energi guna mengkonsolidasikan kekuatan demi membantu bangsa ini mencapai apa yang dicita-citakan. Munas kali ini kita harapkan mampu menghasilkan  sosok Kagama yang sejuk dan karena itu menjadi rumah bersama bagi anak-anak Indonesia yang lahir dari rahim Universitas Gadjah Mada. Karena itu, kita sangat berharap, Munas Kagama di Bali tidak melahirkan postur Kagama yang elitis, yang terjebak dalam kepentingan sekelompok orang semata.
 
Akhirnya, penulis mengucapkan selamat Munas Kagama yang ke-13, semoga sukses dan mampu menghasilkan rencana-rencana besar ke depan untuk memajukan bangsa ini. Semoga.***
 
Penulis merupakan Ketua Umum Senat Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada (1993-1994), dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali.
 
wartawan
Redaksi
Category

Astra Motor Bali Gelar Bootcamp Safety Riding, Siapkan Duta Muda ke Tingkat Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali kembali menegaskan komitmennya dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di kalangan generasi muda melalui gelaran Bootcamp Road to Cari Aman Academy 2026, Rabu (23/9/2026). Dari 50 peserta yang terlibat di awal, sebanyak 16 duta School Safety Riding Advisor (SSRA) terpilih berhasil melaju ke tahap seleksi akhir hingga melahirkan para juara pelopor keselamatan di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.