
balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki H-4 dan H-3 Lebaran, arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem, berlangsung padat. Berdasarkan pantauan Bali Tribune di peelabuhan ujung timur Bali tersebut Kamis (27/3/2025) ribuan pemudik bermotor terpantau membludak dan antre masuk ke kapal pada Rabu malam hingga Kamis dini hari.
Arus mudik pada H-4 dan H-3 lebaran ini masih didominasi oleh kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat atau mobil pribadi. Antrean ribuan pemudik bermotor terlihat di tiga lajur antrean sepeda motor yang disediakan oleh PT. ASDP Padang Bai. Selain itu puluhan truk barang juga terlihat antre di areal parkir pelabuhan, karena pihak ASDP Padang Bai memprioritaskan kendaraan pemudik untuk diseberangkan.
Sejumlah pemudik mengaku lebih memilih berangkat menyeberang pada malam hari untuk menghindari cuaca panas dan kondisi mereka lebih fit untuk melakukan perjalanan mudik pada malam hari setelah berbuka puasa. “Ya lebih nyaman aja kalau berangkat mudik malam hari. Seelain lebih santai juga lebih nyaman karena tidak panas dan kondisi juga sudah segar setelah berbuka puasa,” ungkap Ubaidilah, salah satu pemudik asal Lombok.
Manager PT. ASDP Padang Bai, Andri Matte kepada awak media menyebutkan, untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang, pihaknya juga melakukan percepatan proses bongkar muat kapal, termasuk akan menambah jumlah trip dan kapal pada H-4 dan H-3 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik lebaran.
Para pemudik pun diimbau untuk menyegerakan perjalanan mudik ke kampung halaman, karena diperkirakan arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai akan sangat padat pada Tanggal 28 maret 2025 mendatang atrau sebelum penutupan pelabuhan selama perayaan Hari Raya Nyepi.
Berdasarkan data dari PT ASDP Padang Bai, peningakatan arus kendaraan penyeberang sudah terjadi sejak tanggal 22 maret lalu, dimana jumlah penumpang meningkat dari 4166 orang pada Tanggal 22 Maret, meningkat 3741 pada Tanggal 23 Maret dan 4165 pada tanggal 24 Maret. Sementara total sementara yang sudah menyeberang hingga Kamis (27/3/2025) sebanyak hampir 20.000 orang pemudik.
Sementara itu, Badan Narkotika Nansional (BNN) Karangasem bersama Sat narkoba Polres Karangasem pada Kamis pagi juga melaksanakan Test Urine terhadap sopir truk dan sopir bus angkutan lebaran di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. Belasan sopir truk dan sopir bus angkutan mudik lebaran yang tengah antre untuk masuk kedalam kapal, satu persatu didatangi oleh anggota BNN Karangasem dan Sat Narkoba Polres Karangasem. Mereka diminta turun dari kendaraan dan diarahkan untuk menjalani test urine di lokasi yang sudah disediakan oleh petugas dari BNN Karangasem di Kantor PT. ASDP Padang Bai.
Tanpa bisa mengelak, para sopir ini pun menjalani test urine dan hasilnya satu orang sopir truk buah asal Banyuwangi, Jawa Timur dinyatakan porsitif menggunakan narkoba jenis Shabu. Berikutnya anggota Sat Narkoba Polres Karangasem langsung melakukan penggeledahan kendaraan dan barang di truk bersangkutan, namun polisi tidak menemukan adanya Narkoba di truk bersangkutan. Sementara dari keterangan sopir bersangkutan, dirinya mengakui memang menggunakan narkotika jenis shabu di Jawa Timur dan membeli barang haram tersebut di Jawa Timur.
Kapolres Karangasem, AKBP. I Nengah Sadiarta menyampaikan, Test Urine ini dilakukan untuk memastikan sopir truk dan sopir bus yang melayani angkutan mudik lebaran bebas dari pengaruh Narkotika, sehingga keselamatan penumpang dan keselamatan selama berkendara di jalan raya bisa terjamin.