Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Atraksi Gerombolan Monyet Masih Menarik Turis

Bali Tribune/MONYET - Sejumlah wisatawan tampak santai beraktivitas dikelilingi kawanan monyet di DTW Alas Kedaton

Bali Tribune, Tabanan - Atraksi wisata yang melibatkan aksi monyet tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, seperti terlihat di DTW Alas Kedaton, Tabanan. Wisatawan yang berkunjung ke daya tarik wisata (DTW) Alas Kedaton menyukai aksi monyet ketika diajak berfoto ria.  

Binatang yang gemar makan pisang itu selalu bertingkah lucu ketika para pengunjung mengeluarkan kamera untuk mengabadikan momen kunjungan dan merekam aksi monyet-monyet tersebut.

Jika wisatawan ingin mendapatkan momen berfoto yang menarik, syaratnya gerombolan monyet harus diberikan makan kacang. Sehingga mereka mau diam sambil mengunyah camilan dari umbi itu. Disamping itu, juga harus dipandu oleh seorang pawang atau pemandu lokal disana. 

Salah seorang petugas, Putu Marani beberapa waktu lalu mengatakan, DTW Alas Kedaton memang menjadi idola wisatawan untuk berwisata. Pengunjung biasanya datang pada siang atau sore hari untuk kemudian melanjutkan menyaksikan sunset di DTW Tanah Lot. "Wisatawan memang suka dengan atraksi monyet ini," ujarnya. 

DTW Alas Kedaton ini, tak hanya memiliki monyet sebagai daya tarik, tetapi juga ada kalong (kelelawar raksasa) dan hutan tropis dengan beraneka jenis tanaman. Buka setiap hari mulai pukul 08.30 Wita sampai 17.30 Wita. Pengunjung dikenakan tiket masuk seharga Rp 20.000/orang dewasa dan anak-anak sebesar Rp 15.000.

Sementara tiket masuk untuk orang asing dewasa Rp 30.000 dan untuk anak-anak asing Rp 20.000. “Khusus pada Hari Raya Galungan, Kuningan dan Tahun Baru khusus untuk masyarakat lokal dikenakan tiket masuk Rp 5.000,” sebut Marani. 

Wisatawan yang telah memegang tiket, akan diberikan satu orang pemandu, seorang guide lokal yang merupakan pedagang souvenir di sana. Tiket yang dibawa itu, kemudian ditunjukkan ke petugas di lobby DTW, lalu menuju tempat atraksi monyet. Kemudian diarahkan pemandu ke tengah hutan melalui jalan setapak, sebelah kanan Pura Dalem Kahyangan Kedaton. Dalam perjalanan menyusuri DTW Alas Kedaton, suasana terasa sejuk karena dikelilingi pohon-pohon besar. Di setiap sudut tembok akan bertemu dengan penghuni hutan yang dapat diajak berfoto. (yue)

wartawan
Ayu Eka

Dekatkan Akses Digital Masyarakat, Telkomsel Hadirkan Tiga Site Baru di Wilayah Kabupaten Kupang

balitribune.co.id | Kupang - Konektivitas digital kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari berkomunikasi dengan keluarga, mendukung aktivitas belajar dan bekerja, menjalankan usaha, hingga mengakses layanan pemerintahan, masyarakat semakin membutuhkan jaringan telekomunikasi yang andal dan berkualitas.

Baca Selengkapnya icon click

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.