Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Badung Berusaha Cegah Meluasnya Virus ASF

Bali Tribune/EDUKASI - Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana gencar melakukan edukasi pencegahan kasus penyakit babi di Badung. Seperti yang dilakukan di Desa Bongkasa, Kamis (6/2). Selain edukasi, ia juga menyerahkan desinfektan kepada para peternak babi.
balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan berusaha mencegah meluasnya Africa Swine Fever (ASF/virus babi Afrika) yang menyebabkan ratusan babi mati mendadak. Puluhan penyuluh dan dokter diterjunkan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penyakit yang sedang berkembang serta cara penanggulangannya. 
 
Hal itu mendesak dilakukan mengingat belum ada obat ataupun vaksin yang direkomendasi. Maka satu-satunya cara untuk mencegah dan memutus mata rantai penyakit ini adalah dengan bioscurity secara ketat yaitu menjaga kebersihan kandang, spraying dengan disinfektan. Selain itu membatasi lalu lintas orang, barang, alat, maupun hewan ke dalam kandang untuk mencegah kontaminasi virus. 
 
"Kami juga meyakinkan kepada masyarakat bahwa penyakit ini tidak menular kepada manusia serta daging babi yang sehat setelah diolah dengan baik, aman untuk dikonsumsi," jelas Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana saat memberikan edukasi kepada masyarakat peternak babi Desa Bongkasa tentang penyakit ternak babi dan pencegahannya di Kantor Desa Bongkasa, Kamis (6/2/2020).
 
Kadis Wayan Wijana yang didampingi Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Gede Asrama menambahkan, bagi peternak yang babinya mati, harus dilakukan langkah-langkah: babi yang mati harus dikubur atau ditanam, dapat pula dibakar guna meminimalisir agar virus tidak menyebar. Jangan sampai membuang bangkai babi ke saluran irigasi, sungai maupun ke tempat sampah. 
 
"Guna meminimalisasi meluasnya kasus kematian babi harus dilakukan tindakan dan partisipasi dari masyarakat," terangnya. 
 
Terkait harapan masyarakat agar ada perhatian pasca wabah ini seperti bantuan bibit, obat dan asuransi babi, pihaknya akan merumuskan dan mengajukan program yang dimaksud serta berkoordinasi dengan Pemprov. Bali terkait asuransi, karena sampai saat ini belum ada dasar hukum untuk melaksanakan asuransi babi. Selanjutnya pihaknya juga akan segera mengumpulkan tukang potong untuk diberikan pemahaman tentang penyebaran penyakit babi serta meminta dukungan untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus ini.
 
Perbekel Bongkasa I Ketut Luki, menyambut baik sosialisasi sekaligus edukasi dari Dinas Pertanian dan Pangan kepada peternak babi di Desa Bongkasa. Melalui edukasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penanganan penyakit babi. Ia juga mengharapkan kepada Kelian Dinas melakukan sosialisasi kepada krama banjar terkait pencegahan virus babi ini. 
 
"Kami Desa Bongkasa sangat mengapresiasi langkah Dinas Pertanian dan Pangan Badung, guna mencegah meluasnya penyakit ini serta kerugian yang lebih besar, " katanya. 
 
Salah satu peternak di Bongkasa, Mangku Made Wardana menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung khususnya Dinas Pertanian dan Pangan sudah memberikan edukasi. Ke depan diharapkan ada langkah konkret dari pemerintah sehingga peternak tetap eksis. 
 
"Saya yakin Bapak Bupati sangat komit membantu peternak di Badung, " terangnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

Targetkan 20.000 Peserta, Asita Bali Siapkan Fun Run "Road to 100 Tahun Pariwisata Bali"

balitribune.co.id | Denpasar - Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali membahas rencana pengembangan wisata olahraga melalui ajang lari bertajuk "Road to 100 Tahun Pariwisata Bali” di hadapan Gubernur Bali, Wayan Koster di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4/2026). Ketua DPD Asita Bali, I Putu Winastra menyampaikan, tengah menyiapkan kegiatan Fun Run dengan konsep lintasan 5 Kilometer dan 10 Kilometer, menargetkan partisipasi hingga 20.000 peserta.

Baca Selengkapnya icon click

Koperasi Ingin NIK Terbit? Pastikan Lakukan RAT Sebelum Batas Waktu Terbaru

balitribune.co.id | Mangupura - Sertifikat Nomor Induk Koperasi atau NIK hanya akan diterbitkan bagi koperasi yang tertib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi memperpanjang batas waktu pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 hingga 30 April 2026. Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi Kementerian Koperasi tentang Perpanjangan Waktu RAT Koperasi Tahun Buku 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemedek Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi dan Aturan Ojek di Kawasan Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka menjaga ketertiban serta meningkatkan kenyamanan pemedek yang akan menggunakan jasa ojek di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, telah dilaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap operasional ojek Besakih.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Overdosis Miras di Acara Pernikahan, Dua Pria di Kintamani Tewas

balitribune.co.id | Bangli - Dua warga Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Bangli, meninggal dunia diduga akibat mengonsumsi minuman keras dalam acara resepsi pernikahan di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B pada Selasa (31/3/2026) lalu. Peristiwa memilukan ini mendapat atensi penuh jajaran Sat Reskrim Polres Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rutan Negara Overload, Kapasitas 71 Orang, Dipaksa Tampung 200 Penghuni

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini Rutan Kelas IIB Negara kapasitasnya overload. Bahkan jumlah penghuninya dua kali lipat kapasitas yang tersedia. Ditengah kondisi setiap blok yang sesak, potensi pelanggaran terus diantisipasi. Salah satunya dengan secara rutin menggelar penggeledahan hingga test urine.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.