Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bahayakan Pengunjung, Fasilitas Permainan Anak di Alun-Alun Bangli Rusak

Playground rusak
Bali Tribune / RUSAK - Fasilitas permainan anak- anak (playground) di alun-alun Bangli dalam kondisi rusak

balitribune.co.id I Bangli - Sejumlah fasilitas permainan anak-anak dan olah raga di alun-alun Bangli kondisinya rusak. Rusaknya sejumlah fasilitas di alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli ini dikhawatirkan membahayakan pengunjung terutama anak-anak.

Adapun fasilitas permainan anak- anak yang rusak yakni permainan jenis perosotan. Permainan motorik berbahan fiberglass  yang dirancang untuk menjaga keseimbangan anak ini di beberapa bagian rusak (robek). Kondisi yang sama juga terjadi pada permainan anak jenis ayunan tali.

Sementara itu beberapa fasilitas  olahraga juga nasibnya sama. Walaupun fasilitas olahraga yang rusak sudah dipindahkan namun demikian penyangga dari tiang alat olahraga yang rusak masih tertinggal sehingga besi dan baut masih menonjol. Kondisi ini tentu menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengunjung alun-alun. Pengunjung berharap agar permainan anak- anak dan fasilitas olahraga yang rusak segera diperbaiki. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli, Putu Ganda Wijaya saat dikonfirmasi mengatakan untuk perbaikan fasilitas permainan anak-anak  masih dalam proses. Sementara untuk penyangga alat  olahraga yang belum dicabut, akan segera ditindaklanjuti. “Kami segera akan tindak lanjuti,” ujarnya singkat.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.