Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali,  Paling Diminati Turis India

Bali Tribune / MENDARAT - Turis India yang mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai setelah melakukan perjalanan udara selama 8 jam dari Delhi

balitribune.co.id | BadungBerdasarkan data Kantor Imigrasi Ngurah Rai, wisatawan mancanegara (wisman) berpaspor India menempati urutan ketiga terbanyak yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali saat sebelum pandemi Covid-19 yakni tahun 2019 tercatat 377.543 jiwa. Jumlah ini mencakup sebesar 9% dari keseluruhan wisman yang tiba di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai di tahun 2019 sebanyak 6.298.852 wisatawan.

Kedatangan turis India ke Bali pasca-pandemi ini diharapkan kembali bangkit seperti sebelum pandemi. Hal tersebut didorong dengan adanya penerbangan langsung dari India ke Bali dan sebaliknya. Direktur Utama Angkasa Pura 1, Faik Fahmi menyatakan antusiasme dan optimisme terhadap pembukaan rute penerbangan langsung Delhi (India)-Bali-Delhi yang mulai beroperasi 1 Desember 2023 oleh maskapai asal India. 

Pembukaan rute penerbangan ini sekaligus mencatat sejarah terhubungnya India-Bali melalui penerbangan langsung. Sebelumnya, rute India-Bali hanya dilayani melalui penerbangan lanjutan atau tidak langsung. Dibukanya rute penerbangan tersebut sekaligus diharapkan akan memberikan dampak yang sangat positif terhadap pariwisata di Bali. 

Pasalnya, sebelum pandemi Covid-19, wisatawan asal India menempati urutan ketiga untuk jumlah kedatangan wisman di Bali setelah wisman Australia dan Tiongkok. "Rute penerbangan langsung ini kami optimistis akan turut menggenjot angka jumlah wisatawan asal India di Bali," ujar Faik Fahmi.

CEO Vistara, Vinod Kannan mengatakan, Bali adalah salah satu dari tujuan wisata paling diminati bagi wisatawan asal India.  "Kami menjadi satu-satunya maskapai yang saat ini melayani rute penerbangan langsung antara Delhi dengan Bali. Dengan kedekatan hubungan dagang dan budaya antara India dengan Indonesia, Bali secara cepat mengalami pertumbuhan menjadi destinasi utama bagi para pebisnis dan untuk tujuan MICE (meeting, incentive, convention and exhibition)," jelasnya.

Penerbangan langsung Delhi-Bali-Delhi ini dijadwalkan beroperasi setiap hari. Beroperasinya rute Delhi-Bali-Delhi sekaligus menambah jumlah rute penerbangan internasional yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi 37 rute dengan 37 maskapai penerbangan.

wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.